KILASJATIM.COM, SURABAYA – Akuntan, ekonom, dan pakar bisnis dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Surabaya dalam Petra International Business and Accounting Conference (PIBACC) 2025, yang digelar School of Business and Management (SBM) Petra Christian University (PCU). Bertema: Innovating for a Sustainable World, konferensi ini menjadi wadah kolaboratif lintas negara untuk membahas peran strategis akuntan dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan masa depan berkelanjutan.
“Tema tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi cerminan urgensi nyata menghadapi krisis iklim, ketimpangan ekonomi, dan perubahan sosial. PIBACC 2025 membuka ruang bagi akademisi, praktisi, hingga pembuat kebijakan untuk bersama-sama merancang solusi inovatif dan berdampak nyata,” terang Diovandy Yanwinata, Ketua PIBACC 2025 sekaligus mahasiswa Business Management PCU angkatan 2022.
Konferensi ini dihadiri peserta dan pemakalah dari dalam dan luar negeri, termasuk dari Inggris, Amerika Serikat, Filipina, Taiwan, dan Myanmar. Selain itu, sejumlah tokoh penting hadir sebagai pembicara, di antaranya: Prof. Iman Harymawan, S.E., M.B.A., Ph.D., CEO Center for Environmental Social and Governance Studies, Universitas Airlangga. Imelda Mulyani Harsono, B.A., M.M., LL.M., Executive Vice President Samator Group. Josua Tarigan, Ph.D., Dekan SBM PCU. Assoc. Prof. Mulyadi Robin, Ph.D., Australian Institute of Business. Hadir juga, Prof. Dr. Evan Lau Poh Hock, Universiti Malaysia Sarawak, dan Dr. Yin Wang, Singapore Management University.
Pada hari pertama, diskusi mengupas topik seputar kepemimpinan, pengembangan wilayah, dan dinamika industri. Seminar ini menekankan pentingnya inovasi dalam model bisnis untuk mendukung transisi menuju ekonomi hijau, termasuk strategi konkret seperti investasi berkelanjutan, restorasi ekologi, dan pembiayaan inklusif.
Sementara itu, pada hari kedua, konferensi dilanjutkan secara hybrid dengan presentasi hasil Call for Papers yang telah dikurasi sebelumnya. Para peneliti memaparkan jurnal ilmiah untuk mendapatkan masukan dari pakar, yang kemudian dapat disempurnakan menuju publikasi internasional.
Dengan kehadiran para pakar dan peneliti lintas negara, PIBACC 2025 tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga tonggak penting dalam perjalanan Indonesia menuju transformasi ekonomi berkelanjutan yang adil dan adaptif terhadap isu global.
Acara yang berlangsung mulai Senin (30/6/2025) hingga Selasa (1/7/2025) tersebut digelar di Amphitheatre Gedung Q dan Matthew Conference Room Gedung Radius Prawiro, lantai 10, PCU Surabaya. Ini merupakan edisi kedua PIBACC setelah sukses perdana digelar tahun sebelumnya, yang kian menegaskan posisinya sebagai forum prestisius di dunia akuntansi dan bisnis internasional.(tok)
