Kabupaten Malang Unggul, Bentuk Ratusan Koperasi Desa Lampaui Target Nasional

oleh -1239 Dilihat

KILASJATIM.COM, Malang – Kabupaten Malang berhasil mencetak prestasi gemilang dalam pembentukan koperasi desa. Wakil Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengumumkan bahwa Kabupaten Malang telah berhasil membentuk antara 370 hingga 390 koperasi desa berbadan hukum, melampaui target pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih yang ditetapkan secara nasional.

Pencapaian ini mendapat apresiasi langsung dari Wamenkop Ferry. Ia memuji langkah proaktif Bupati Malang dan seluruh masyarakat desa dalam mendukung Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa/kelurahan Merah Putih.

Wamenkop Ferry menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah fokus pada penyiapan sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan bisnis bagi koperasi-koperasi yang telah terbentuk. “Pelatihan dan pendampingan bagi pengurus koperasi akan segera dimulai, kemungkinan dalam dua minggu ke depan. Pelatihan ini akan difasilitasi oleh Himbara, Bank Daerah, dan lembaga di Kementerian Koperasi,” ujarnya pada Rabu (25/6/2025).

Selain itu, untuk meminimalkan pembangunan infrastruktur baru, pemanfaatan aset-aset yang sudah ada akan dimaksimalkan. Baik aset milik desa, kabupaten, provinsi, maupun kementerian akan digunakan secara optimal untuk operasional koperasi.

Ferry menegaskan bahwa target nasional pembentukan 80.000 badan usaha Kopdes/Kel Merah Putih di seluruh Indonesia ditargetkan rampung pada akhir Juni ini. Ia juga menambahkan bahwa pembentukan Satuan Tugas (Satgas) percepatan koperasi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota juga sudah hampir mencapai 100 persen.

Wamenkop Ferry menekankan bahwa dana yang diberikan kepada koperasi ini adalah pembiayaan, bukan bantuan. Hal ini merupakan kunci keberhasilan program, dengan pendampingan intensif bagi koperasi dalam menyusun proposal dan studi kelayakan usaha untuk memastikan keberlanjutan.

Menanggapi keberhasilan ini, Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya proses pembentukan badan hukum koperasi. Ia menggarisbawahi pentingnya kolaborasi untuk mengurangi kemiskinan, stunting, dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Mensos Dorong Pendamping PKH Jadi Motivator Penerima Bansos

Bupati Sanusi juga memaparkan beberapa contoh keberhasilan usaha di Kabupaten Malang yang berpotensi dikembangkan melalui Kopdes/kel Merah Putih, salah satunya adalah potensi pengembangan peternakan ayam dengan sistem closed house yang dinilai lebih efisien dan berkelanjutan. Di bidang pendidikan, ia menyebutkan inisiatif seperti pembangunan sekolah rakyat terpadu dan kerja sama dengan lembaga pendidikan vokasi di luar daerah.(tqi)