KILASJATIM.COM, Malang – Kota Surabaya kembali menunjukkan kelasnya sebagai barometer olahraga Jawa Timur. Kali ini, giliran cabang olahraga (cabor) golf yang memperkuat dominasi ibu kota provinsi tersebut di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim 2025.
Dalam debutnya sebagai cabor resmi Porprov, golf langsung menjadi sumber kejayaan bagi Surabaya. Dari tujuh medali emas yang diperebutkan, empat telah diamankan hingga Rabu (25/6), dan hasil itu sudah cukup untuk memastikan Surabaya sebagai juara umum cabor golf — bahkan sebelum seluruh nomor dipertandingkan.
Empat medali tersebut diraih dari nomor perorangan putra dan putri, serta beregu putra dan putri. Yang lebih membanggakan, dua emas dari nomor perorangan diperoleh lewat duel ketat dan emosional dalam babak playoff.
Di nomor putra, William Justin Wijaya keluar sebagai juara setelah mengalahkan rekan satu timnya sendiri, Nathan Christoper Widjaya. Sementara di kategori putri, Calista Allegra Dewantara menundukkan wakil Kota Kediri, Farah Anabel Xaviera Lesmana, dalam pertarungan yang menuntut ketenangan dan konsistensi tinggi.
“Keberhasilan ini mencerminkan kedalaman dan kualitas pembinaan golf di Surabaya. Mereka siap bersaing sejak usia dini, dan hasilnya sudah terlihat,” ujar Ketua PGI Kota Surabaya, Syamanta Novan.

Novan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan akhir, melainkan langkah awal untuk menjadikan Surabaya sebagai pusat pengembangan golf di tingkat provinsi, bahkan nasional. “Tiga medali emas masih tersisa, dan kami akan berjuang untuk meraih semuanya,” tambahnya.
Tiga nomor tersisa yakni foursome putra, foursome putri, dan foursome mix akan berlangsung hingga Minggu (29/6). Meski sudah tidak memengaruhi status juara umum, Surabaya tetap menargetkan sapu bersih sebagai bentuk komitmen terhadap prestasi maksimal.
Keberhasilan cabor golf ini mempertegas posisi Surabaya sebagai daerah dengan sistem olahraga terstruktur, modern, dan progresif. Dalam beberapa Porprov terakhir, Surabaya konsisten menjadi kontingen papan atas, dan kini golf menambah daftar cabor andalan yang bisa diandalkan ke depan.(kar)
