Kepulangan Jemaah Banyuwangi Ditunda: Bandara Oman Sempat Ditutup, Situasi Belum Kondusif

oleh -857 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 760 jemaah haji asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang tergabung dalam kloter 43 dan 44, hingga Selasa (24/6/2025), masih tertahan di Jeddah, Arab Saudi.
Kepulangan mereka yang semula dijadwalkan pada Senin (23/6) dini hari waktu setempat dibatalkan secara mendadak oleh Hajj Operation Command Centre.

Dalam surat resmi yang diterima Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), disebutkan alasan penundaan adalah demi “keselamatan operasional”. Namun, surat itu tidak merinci penyebab spesifik.
Dugaan yang beredar menyebutkan situasi ini terkait ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, khususnya antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Chaironi Hidayat, membenarkan penundaan tersebut. Ia menyebut belum ada kejelasan jadwal baru, meski beredar informasi kemungkinan penerbangan ulang akan dilakukan pada 26 Juni.

“Kalau surat resmi dari pihak maskapai belum menyebutkan tanggal pasti. Tapi memang ada informasi tidak resmi menyebut tanggal 26, meski kami belum bisa pastikan kebenarannya,” ujar Chaironi.

Saat ini, seluruh jemaah kloter 43 dan 44 masih berada di hotel sekitar Bandara Jeddah. Chaironi memastikan kondisi mereka baik dan kebutuhan dasar terpenuhi.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah sehat. Fasilitas hotel dan konsumsi juga disediakan dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris PPIH Debarkasi Surabaya, Sugiyo, mengatakan bahwa dua kloter tersebut terdampak karena adanya gangguan operasional yang salah satunya disebabkan penutupan sementara Bandara Oman.

“Bandara Oman sempat tidak beroperasi. Itu berdampak pada jalur penerbangan yang melewati wilayah tersebut. Kloter 45 dan seterusnya tidak terdampak karena bandara sudah kembali dibuka,” jelas Sugiyo saat dikonfirmasi, Rabu (25/6/2025).

Hingga Selasa malam, pihak PPIH belum menerima jadwal kepulangan terbaru untuk kloter 43 dan 44. Sugiyo menegaskan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian dari maskapai dan otoritas terkait di Arab Saudi. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.