11 WNI Tiba di Tanah Air Usai Dievakuasi dari Iran

oleh -698 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Sebanyak 11 dari 29 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Iran telah tiba dengan selamat di Tanah Air pada Selasa (24/6/2025). Mereka diterbangkan menggunakan Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK56 ETA dari Istanbul, Turki, dan mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Kedatangan para WNI ini disambut langsung oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Andy Rachmianto, Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha, Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Multilateral Kemenko Polhukam Adi Winarso, serta Asisten Deputi Koordinasi Kerja Sama Amerika Eropa Kemenko Polhukam Vitto Rafael Tahar. Setelah proses penyambutan, dilakukan serah terima dengan perwakilan penjemput dari provinsi asal para WNI.

“Alhamdulillah kita bisa menjemput kepulangan WNI yang dievakuasi dari Iran sebanyak 11 jiwa. Ini jelas sudah sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” ujar Andy Rachmianto.

Sebelas WNI yang tiba hari ini berasal dari dua provinsi, yaitu Jawa Timur dan Kalimantan Timur, dengan mayoritas adalah mahasiswa.

Andy mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan yang jelas sejak konflik Iran-Israel pecah. Arahan tersebut menginstruksikan pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri, untuk mengambil langkah-langkah antisipatif dan persiapan evakuasi.

“Sehingga kita Alhamdulillah sejauh ini sudah berhasil mengeluarkan dari Iran kurang lebih 97 WNI. Tepatnya sebetulnya 96 WNI kita, karena satu orang adalah warga negara asing yang menikah dengan WNI kita yang tinggal di Iran selama ini,” jelas Andy.

Ke-97 jiwa tersebut, sebagaimana telah disampaikan oleh Menteri Luar Negeri sebelumnya, telah dievakuasi dari Teheran dan beberapa kota di sekitarnya menuju perbatasan Azerbaijan, lalu ke Baku untuk kemudian diproses kepulangannya.

Baca Juga :  Kemitraan Komprehensif ASEAN-Jepang Bukan Sekadar Seremoni

“Alhamdulillah mereka dalam keadaan sehat, meskipun kita tahu perjalanan yang ditempuh oleh saudara-saudara kita sangat panjang. Sejak tanggal 20 yang lalu mereka sudah kita keluarkan dari Iran, beberapa hari mereka menunggu di Baku untuk menunggu penjadwalan penerbangan ke Jakarta,” tambah Andy.

Sementara itu, kepulangan 18 WNI lainnya yang seharusnya tiba hari ini menggunakan penerbangan Qatar Airways mengalami penundaan. Sejumlah awak media dan staf Kemlu yang telah bersiaga sejak pukul 15.00 WIB di Bandara Internasional Soekarno-Hatta untuk menyambut kedatangan 29 WNI tersebut, harus menunda penyambutan karena adanya perubahan jadwal penerbangan.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.