KILASJATIM.COM, Surabaya – Virtual assistant berbasis chatbot yang bernama SISI (Siber Sistekin) dan siap melayani mahasiswa 24 jam, dihadirkan oleh Program Studi Sistem Teknologi dan Informasi (Sistekin) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Dirancang untuk menjawab pertanyaan seputar akademik, layanan administrasi, hingga profil prodi, SISI hadir sebagai solusi digital yang langsung menyasar kebutuhan mahasiswa, terutama mereka yang baru bergabung.
Uniknya, SISI bukan hanya bisa diakses secara digital, tetapi juga hadir secara fisik di ruang Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), Gedung R. Ing. Soekonjono, lantai satu. Hal ini memungkinkan pengunjung dan calon mahasiswa berinteraksi langsung dengan teknologi yang dikembangkan sendiri oleh civitas akademika Untag. “Konsep awalnya terinspirasi dari aplikasi legendaris SimSimi yang dulu digandrungi generasi milenial. Tapi kami buat versi edukatif dan fungsionalnya,” terang Kepala Prodi Sistekin, Yusrida Muflihah, M.Kom., Senin (23/6/2025).
Proyek SISI merupakan buah kolaborasi dosen Sistekin, Ardy Januantoro, M.MT., bersama tiga mahasiswa semester empat: Fadli Bilal Afifuddin, Azhar Zulkifli Nursyarullah, dan Hikmawan Nugie Ramadhan. Mereka berhasil membuktikan bahwa inovasi teknologi bisa dimulai dari ruang kelas dan hasilnya bisa langsung dirasakan. “Ini bukan sekadar proyek tugas kuliah, tapi bentuk nyata integrasi antara teori dan praktik. Bahkan salah satu tim kami, Nugie, berasal dari latar belakang non-teknologi, tapi tetap mampu mengikuti proses pengembangan dengan baik,” tambah Yusrida.
SISI tidak hanya memperkenalkan prodi dengan cara kekinian, tetapi juga menjadi inspirasi konkret bahwa mahasiswa bisa berkarya lintas latar belakang. Ketiganya memiliki jalur awal berbeda dari SMK RPL, karyawan aktif di perusahaan teknologi, hingga yang tak punya basic IT sama sekali.
Menurut Fadli, tantangan terbesar justru bukan pada teknis coding, tetapi pada manajemen waktu dan menyatukan ide tim. “Kita semua punya aktivitas masing-masing. Tapi karena sudah punya semangat yang sama, akhirnya bisa menyatukan visi,” kata Fadli. Ke depan, tim pengembang merencanakan SISI akan dibekali fitur lebih interaktif, termasuk auto-update informasi, tampilan dinamis, hingga integrasi layanan kampus lainnya. “Kami ingin SISI terus berkembang. Tidak hanya jadi chatbot tanya-jawab, tapi juga asisten cerdas yang benar-benar membantu mahasiswa dari hari pertama hingga lulus,” lanjut Fadli.
SISI menjadi gambaran nyata bagaimana sinergi antara dosen dan mahasiswa bisa menghasilkan inovasi aplikatif dan berdampak. Sekaligus mendukung visi besar Prodi Sistekin Untag Surabaya sebagai program studi berbasis integritas, data, dan keamanan siber yang siap bersaing di era digital 2035.(tok)



