Flu dan Batuk Jemaah Haji Bukan Karena Covid-19, PPIH: Diduga Akibat Kelelahan

oleh -666 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya memastikan seluruh jemaah haji asal Jawa Timur yang sempat diduga terpapar Covid-19 dinyatakan negatif setelah menjalani pemeriksaan kesehatan.

Kepastian ini disampaikan menyusul kabar yang sebelumnya menyebutkan ada 11 jemaah dari daerah tersebut yang menunjukkan gejala mirip Covid-19. Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan hasil negatif setelah dilakukan uji swab antigen.

“Langsung kami lakukan pengamatan dan swab antigen. Karena hasilnya negatif, tidak perlu kami lanjutkan ke PCR,” jelas Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Surabaya, Rosidi Roslan dalam keterangannya, Senin (16/6/2025).

Meski hasil tes menunjukkan tidak ada infeksi virus corona, PPIH tetap meminta dinas kesehatan di masing-masing daerah asal jemaah untuk melakukan pemantauan selama 14 hari. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi terhadap kemungkinan gejala lanjutan.

“Kami telah memberikan notifikasi kepada dinas kesehatan atau Puskesmas domisili jemaah agar tetap mengawasi mereka selama masa observasi,” tambah Rosidi.

Ia mengungkapkan, beberapa jemaah memang mengalami gejala seperti flu dan batuk, yang sempat memicu kekhawatiran. Namun, gejala itu lebih mungkin disebabkan oleh kelelahan fisik usai menunaikan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Umumnya jemaah mengalami flu dan batuk ringan, yang kemungkinan besar akibat kelelahan, bukan karena virus,” ujarnya.

PPIH juga mengimbau para jemaah, terutama yang lanjut usia, untuk tetap menjaga protokol kesehatan sepulang dari ibadah haji. Penggunaan masker saat sakit dan menghindari kerumunan menjadi langkah pencegahan penting demi keselamatan bersama. (cit)

Baca Juga :  UM Turunkan Kontingen Mahasiswa pada Shell Eco-Marathon Asia and Middle East 2026 di Qatar

No More Posts Available.

No more pages to load.