Foto – Muhamad Nugra Aswangga
KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Sejumlah permukiman warga Rewwin – Waru hari ini secara serentak melakukan kegiatan fogging (pengasapan) secara mandiri sebagai upaya pencegahan demam berdarah dengue (DBD). Aksi ini merupakan respons proaktif masyarakat untuk menekan penyebaran nyamuk Aedes aegypti, menyusul meningkatnya kasus DBD di beberapa wilayah.
Kegiatan fogging terpantau di Lingkungan Perumahan Rewwin , yang merupakan area dengan tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi. Dengan menggunakan alat fogging portable, sejumlah petugas dan warga secara swadaya menyisir gang-gang sempit, selokan, hingga area pekarangan rumah untuk menyemprotkan asap insektisida.
“Kami berinisiatif melakukan fogging mandiri ini setelah melihat adanya peningkatan kesadaran warga akan bahaya DBD,” ujar Ketua RW 08, Angga P Purbianto saat diwawancarai. “Meskipun sudah ada program dari pemerintah, kami rasa perlu ada tindakan cepat dari lingkungan sendiri.”
Menurutnya, sebelum kegiatan fogging dilakukan, warga telah diimbau untuk membersihkan lingkungan masing-masing, terutama membersihkan genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk. Edukasi tentang 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, serta Plus menaburkan bubuk larvasida, memelihara ikan pemakan jentik, menanam tanaman pengusir nyamuk, dan menggunakan kelambu) juga terus digalakkan.

“Fogging ini hanyalah salah satu upaya. Yang terpenting adalah menjaga kebersihan lingkungan secara rutin,” tambah Angga.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Seketaris RW 08, Pramuditho Eko Hapsoro dibantu Ketua RT 07, Jenny Ermanto dan pengurus RT 1 – RT 11. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 2 jam. Fogging dimulai dari area komplek Iconic, Jl Merpati Raya 1-4, Jl Garuda 1- 10, Sekolah TK Bhati Pertiwi, TK Aisyah, Jl. Johar dan Jl. Garuda Regency.
“Fogging memang penting untuk memutus rantai penularan, tapi PSN adalah kunci utama. Masyarakat harus terus aktif membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” jelas dr. Mira, salah satu petugas kesehatan dari Puskesmas Sukmajaya.
Diharapkan, dengan adanya kegiatan fogging mandiri ini dan kesadaran kolektif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan, penyebaran DBD di perumahaan Rewwin, Waru dapat ditekan secara signifikan.(pur)



