Almaz Fried Chicken Margorejo Resmikan Gerai ke 112,  Perkuat Bisnis yang Mengedepankan Kontribusi Sosial

oleh -629 Dilihat

Kegiatan layanan di Almaz Fried Chicken Margorejo saat grand opening . (kilasjatim.com/nova 

KILASJATIM.COM, Surabaya – Almaz Fried Chicken Margorejo resmikan cabang ke 112 dan sekaligus memperkuat lini bisnis dengan niatan sedekah dan kontribusi sosial. Peresmian yang dilaksanakan Sabtu (14/6/2025) mengundang sekitar 200 warga kurang mampu di sekitar gerai untuk menikmati ayam goreng bercita rasa khas Timur tengah dan membawa pulang beras .

Ayam goreng bercita rasa khas Timur  ekspansi brand ayam goreng dengan cita rasa khas Timur Tengah sekaligus memperkuat model bisnis yang mengedepankan kontribusi sosial.hanya bisa dapat kita  nikmati dan rasakan di Almaz Fried Chicken Margorejo yang baru saja meresmikan gerainya, Sabtu (14/6/2025).

Acara grand opening dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Ust. M. Fakhrurazzi Anshar, Ph.D, Abdillah Onim, serta jajaran internal Almaz Fried Chicken seperti Co-Founder Bram Dwi Raditya, dan Direktur Operasional Wawan Ibra.

Bram Dwi Raditya, Co-Founder Almaz Fried Chicken, menyampaikan optimisme pertumbuhan brand Almaz Fried Chicken akan semakin membesar dan mendunia.

 “Bismillahirrahmanirrahim. Insyaallah ini adalah cabang ke-112  targetnya tahun ini akan bisa mencapai 200 cabang mudah-mudahan Allah mudahkan jalannya dengan niat baik kita untuk berbagi dengan sesama,”  ujar Bram disela peresmian.

Optimisme tersebut dikarenakan menu sajian Almaz Fried Chicken berbeda dengan ayam goreng pada umumnya. Yakni terletak pada cita rasa Timur Tengah.

” Fried chicken umumnya  beda banget  sama brand-brand yang sudah ada sebelumnya yang disajikan dengan nasi putih, di sini kami juga ada pilihan menu nasi kebuli dan ternyata sangat disukai konsumen,” imbuhnya.

 Nasi kebuli jadi salah satu andalan yang justru banyak dipilih konsumen,  fried chicken yang pertama yang berjual ada nasi kebuli bersama fried chicken.” Artinya ini salah satu fried chicken yang pertama yang berjual ada nasi kebuli bersama fried chicken.”tandas Bram.

Baca Juga :  Ralali Sebagai Ekosistem, Perkuat Bisnis 62 Ribu Pelaku Usaha di Surabaya

Kendati mengusung cita rasa Timur Tengah, Almaz memastikan rasa sesuai lidah Indonesia. Karena Timur Tengah yang disajikan tidak murni Timur Tengah, lantaran  ditambahkan sesuaikan dengan lidah orang Indonesia

“Namun jangan kawatir,  bagi yang kurang cocok dengan rasa rempah khas, tersedia juga pilihan original. Bahkan, nasi kebuli yang awalnya dianggap sebagai tambahan, ternyata menjadi favorit pelanggan,” paparnya.

Acara grand opening dihadiri sejumlah tokoh, termasuk Ust. M. Fakhrurazzi Anshar, Ph.D, Abdillah Onim, serta jajaran internal Almaz Fried Chicken seperti Co-Founder Bram Dwi Raditya, dan Direktur Operasional Wawan Ibra.(kilasjatim.com/nova)

Kesuksesan Almaz Fried Chicken  hingga bisa membuka cabang di seluruh Indonesia fan bahkan di luar negeri karena intinya mengedepankan konsep berbagi yang menjadi inti operasional Almaz Fried Chicken.

“Sebesar 5% dari penjualan kita konversikan dalam bentuk nasi box atau dalam bentuk sembako, beras. yang kami bagikan untuk warga kurang mampu yang berada di sekitar gerai. Seperti yang sekarang dilakukan ada 200 pack beras yang kita akan bagikan. Dan ini akan konsisten nanti setiap bulannya,” jelas Bram seraya menambahkan, sebesar 5% dsri keuntungan di sumbangkan untuk warga Palestina.

“Jika teman-teman yang ada di Surabaya berbelanja di Almaz Fried Chicken, Insya Allah itu berkontribusi terhadap 5% donasi ke lingkungan sekitar. Harapannya setiap ada outlet Almas yang berdiri, di radius 2-3 km nggak ada orang yang kesulitan untuk mendapatkan makan,” pungkasnya. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.