Bondowoso Gelar Aksi Bersih-Bersih Serentak Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

oleh -1314 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2025, Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar aksi bersih-bersih serentak yang menyasar area Pasar Nangkaan dan aliran sungai di sekitarnya. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Anisatul Hamidah, yang turut berinteraksi dengan para pedagang dan warga setempat pada Kamis (5/6/2025).

Aksi ini merupakan inisiatif kolaborasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bondowoso bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Fokus utama kegiatan ini adalah pengendalian sampah plastik yang selama ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Ini bukan sekadar simbolis. Kami ingin menunjukkan keseriusan dalam mengatasi sampah dari sumbernya langsung,” ungkap Anisatul.

Ia menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat pasar, terutama terkait pentingnya memilah sampah dan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai. Respons para pedagang pun dinilai positif. Banyak yang bersedia mendengarkan dan menerima sosialisasi yang diberikan oleh petugas.

“Alhamdulillah, para pedagang cukup kooperatif. Kami harap ini bisa menjadi langkah awal untuk perubahan yang lebih besar,” tambahnya.

Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga dimanfaatkan untuk membersihkan pasar menjelang Hari Raya Idul Adha. Pemerintah ingin memastikan bahwa pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat tetap bersih dan sehat, terutama dalam hal keamanan pangan.

Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi erat antara DLH dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag). Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berencana memperluas program pengurangan plastik di pasar tradisional, termasuk dengan menyediakan alternatif kemasan ramah lingkungan.

Mengusung tema global “Akhiri Sampah Plastik,” Pemkab Bondowoso mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda, untuk menjadi bagian dari solusi krisis lingkungan. Edukasi lingkungan disebut harus menjangkau seluruh lapisan, mulai dari pelajar hingga komunitas masyarakat.

Baca Juga :  Percepatan Herd Immunity, Ini Langkah Pemkab Bondowoso

Kepala DLH Bondowoso, Aris Agung Sungkowo, menambahkan bahwa meskipun pengelolaan sampah adalah tantangan besar, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten bisa membawa dampak signifikan.

“Kami sadar ini bukan pekerjaan instan. Tapi melalui edukasi dan aksi nyata, kami optimistis kesadaran masyarakat akan terus tumbuh,” ujarnya.

Pemerintah berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi menjadi gerakan kolektif yang terus berkembang, dengan tujuan utama menjadikan lingkungan yang bersih dan sehat sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat Bondowoso.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.