17 Negara Sambangi Jatim, Bos Militer Serbia Puji Gubernur Khofifah

oleh -1074 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya — Provinsi Jawa Timur menjadi tuan rumah Defence Attaché Tour Tahun Anggaran 2025, agenda strategis yang digelar oleh Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.

Kegiatan ini dipusatkan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin (26/5/2025), dan dihadiri atase pertahanan dari 17 negara sahabat.

Salah satu delegasi yang mencuri perhatian adalah Atase Pertahanan Serbia, Kolonel Miloje Zdarvkovic. Ia secara terbuka mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang dinilainya memiliki rekam jejak perjuangan sejak era reformasi 1998 serta kiprah dalam memperjuangkan keadilan sosial dan hak-hak perempuan. Zdarvkovic bahkan mengutip falsafah khas Jawa Timur, “Jer Basuki Mawa Beya,” sebagai bentuk kekaguman terhadap nilai perjuangan masyarakat Jatim.

Perwakilan Kementerian Pertahanan RI, Kolonel Czi Sugeng Haryadi Yogopranomo, menjelaskan bahwa pemilihan Jawa Timur sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada nilai strategis wilayah ini dalam sektor industri pertahanan, budaya, serta pariwisata.

“Surabaya dan Malang menjadi kawasan penting dalam pengembangan industri pertahanan nasional, sekaligus memiliki potensi budaya dan wisata yang layak diperkenalkan ke dunia,” ujarnya.

Selama agenda kunjungan, para atase dijadwalkan meninjau berbagai titik strategis, termasuk kawasan industri, sentra budaya, dan destinasi wisata unggulan. Penutupan kegiatan akan dilakukan di Taman Safari Prigen, Pasuruan, yang dikenal sebagai model sukses pengelolaan wisata berbasis konservasi.

Gubernur Khofifah menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Timur sebagai tuan rumah.

Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga membuka pintu kerja sama strategis lintas sektor — mulai dari pertahanan, ekonomi, hingga promosi budaya.

“Jawa Timur memiliki kekuatan besar dalam industri, pertahanan pangan, dan pariwisata. Filosofi kami, ‘Jer Basuki Mawa Beya’, sangat relevan dalam konteks diplomasi dan kerja sama internasional yang membutuhkan perjuangan dan komitmen bersama,” tegas Khofifah.

Baca Juga :  Khofifah dan Abdul Mu’ti Lepas 3.600 Lulusan SMK-LKP Jatim Bekerja ke Luar Negeri

Ia berharap kunjungan ini dapat meninggalkan kesan positif dan menjadi pintu masuk bagi kolaborasi jangka panjang antara Indonesia dan negara-negara sahabat. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.