Nekat Gelar Wisuda? Kepsek SMA/SMK Negeri di Jatim Bisa Dicopot

oleh -699 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dinas Pendidikan Provinsi Jatim mewanti-wanti SMA dan SMK Negeri agar tidak menggelar acara wisuda. Bahkan, akan mencopot kepala sekolah jika tetap nekat menggelar wisuda.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paiwae, menegaskan larangan kegiatan wisuda berlaku di seluruh wilayah Jawa Timur

“Ibu gubernur juga sudah jelas melarang dan tidak boleh ada wisuda di SMA dan SMK Negeri di Jatim. Kalau masih ada, sanksi tegas berupa pencopotan kita berikan,” kata Aries saat dikonfirmasi, Rabu (21/5/2025).

Aries menjelaskan bahwa kegiatan wisuda dilarang dilakukan di dalam maupun di luar gedung sekolah, apalagi melakukan kegiatan diluar kota serta kegiatan yang membebani biaya orang tua murid.

Menurutnya, kelulusan seharusnya cukup dirayakan dengan cara sederhana, seperti penamatan dan pemberian ijazah atau surat keterangan kelulusan.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan wisuda dapat memberi kesan bahwa pendidikan siswa telah selesai sepenuhnya, yang berpotensi menghambat keinginan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Jangan sampai mereka diwisuda, akhirnya mereka berpikir sekolahnya cukup sampai situ saja. Itu bisa berdampak pada psikologis mereka,” ujarnya.

Untuk sekolah swasta, Pemprov hanya dapat memberikan imbauan, karena lembaga tersebut memiliki otonomi dalam pengelolaannya.

Namun, Aries tetap berharap agar sekolah swasta tidak memberatkan orang tua siswa dengan kegiatan seremonial wisuda.

“Kami hanya bisa berharap dan mengimbau jika untuk sekolah swasta. Karena kami tidak mempunyai kewenangan,” harap Aries. (cit)

Baca Juga :  Khofifah Minta Pesantren Beri Kado Salat Istisqo' di Hari Santri Nasional

No More Posts Available.

No more pages to load.