KILASJATIM.COM, Trenggalek – Tim SAR gabungan mulai mengevakuasi warga terdampak banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Trenggalek.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit Purnomo Hadi mengatakan, pihaknya berhasil mengevakuasi 28 warga Desa Ngares, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, yang terjebak banjir bandang akibat luapan Sungai Ngasinan pada Minggu dini hari.
“Proses evakuasi kita mulai lakukan sejak Sabtu (17/5) malam hingga Minggu pukul 00.30 WIB, menyusul jebolnya tanggul sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Senin (19/5/2025).
Sigit mengungkapkan, kini sebagian warga sudah dievakuasi ke rumah warga yang lebih aman dan sebagian ke balai desa.
“Evakuasi sempat terkendala derasnya arus dan minimnya pencahayaan,” imbuh Sigit.
Sementara Koordinator Pos SAR Trenggalek Nanang Pujo mengatakan tim menggunakan tali pandu untuk melintasi jalur terendam air.
Banjir menyebabkan tujuh rumah warga terisolasi, dengan total 11 kepala keluarga terdampak.
Pascabanjir, tim SAR melakukan pengecekan pintu air dan pemantauan titik rawan banjir di sekitar lokasi.
“Debit air sudah turun signifikan, dan wilayah terdampak saat ini dinyatakan aman,” kata Nanang.
Meskipun demikian, petugas tetap bersiaga dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. (cit)




