Kukuhkan 1.580 Wisudawan, Buktikan Mudah Masuk dan Lulus di UT Surabaya

oleh -422 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Masih banyak anggapan masyarakat, bahwa mudah masuk Universitas Terbuka (UT) tetapi tidak mudah bisa lulus. Anggapan keliru itu dipatahkan, dan dibuktikan dengan dikukuhkannya 1.580 wisudawan oleh Universitas Terbuka (UT) Surabaya dalam wisuda semester genap Tahun Akademik 2024-2025 bertempat di gedung Airlangga Convention Center, Surabaya, Minggu (4/5/2025).

Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya, dan Umum Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto SE., MSI., mengatakan bahwa masyarakat masih banyak yang beranggapan bahwa mudah masuk UT tetapi tidak mudah lulus dari UT. Padahal tidak ada yang tidak mungkin dalam mencapai cita-cita, jika memang memiliki keberanian sekaligus keyakinan kuat untuk mewujudkannya. Termasuk untuk menempuh pendidikan tinggi atau  berkuliah di UT.

“Sebenarnya dengan sistem pembelajaran jarak jauh yang fleksibel, UT membuka kesempatan luas bagi siapa pun yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi. Sedangkan anggapan masyarakat soal kuliah di UT yang katanya mudah masuk tapi sulit lulus, ini kita buktikan salah satunya dengan pengukuhan 1.580 wisudawan. Tidak itu saja, capaian akademik lulusan mulai dari program sarjana maupun pasca sarjana nyaris mendekati nilai IPK 4,0 dan ini luar biasa. Ini bukti bahwa mereka yang mampu memahami, serta bisa beradaptasi dengan model pembelajaran jarak jauh, bisa lulus dan mampu bersaing,” terang Prof. Ali.

Ditambahkan Direktur UT Surabaya, Dr. Suparti M.Pd., bahwa dengan sistem  atau program belajar mandiri yang memang fleksibel di UT, maka para mahasiswa yang dengan bersungguh-sungguh dalam menjalani proses pembelajaran, diyakini akan dapat menyelesaikan studi sesuai dengan jadwal. “Jika memang para mahasiswa itu bersungguh-sungguh dalam proses perkuliahan atau pembelajarannya, maka dapat dipastikan mereka juga akan cepat lulus,” tambah Dr. Suparti.

Baca Juga :  Minoritas di Keperawatan, Reinhard Buktikan Berhasil Lulus Profesi Ners

Dr. Suparti juga berpesan pada para lulusan untuk siap menghadapi persaingan global. Penguasaan teknologi, khususnya Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menurut Dr. Suparti menjadi kunci penting untuk bersaing di era digital. “Tidak hanya kesiapan teknis, para wisudawan juga diharapkan memiliki strategi finansial yang matang. Demi menjaga finansial tetap sehat,” kata Suparti.

Sementara itu, salah satu peserta wisuda, Nabilah Vita Zaviera, adalah mahasiswi Ilmu Komunikasi penyandang disabilitas tunadaksa, yang lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,69. Melalui sistem pembelajaran yang fleksibel dari UT, ia mampu menuntaskan kuliahnya sambil bekerja sebagai admin media sosial di sebuah restoran di Jakarta. “Dengan fleksibilitas model pembelajaran di UT, dan saya bisa mengakses pembelajaran dimana saja, tanpa hambatan ini sangat bermanfaat bagi disabilitas seperti saya,” kata Nabilah.

Pada wisuda semester genap Tahun Akademik 2024-2025 ini, UT Surabaya juga memberikan penghargaan kepada Daut Danariyo (Fakultas Sains dan Teknologi) dengan IPK 3,95; Maliki (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) berhasil meraih IPK 3,94; Indah Marlena dan Sekar Arum Diah Auliya (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) meraih IPK 3,89; serta Irma Yunita Sari (Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik) berhasil meraih IPK 3,87.(tok)