Polisi Amankan 13 Orang karena Tindakan Anarkis saat Aksi May Day 2025 di DPR

oleh -769 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Sebanyak 13 orang diamankan oleh pihak kepolisian akibat tindakan anarkis saat aksi buruh dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI, Kamis (1/5/2025).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa ke-13 orang tersebut terdiri dari 12 laki-laki dan satu perempuan. Mereka diamankan karena melakukan aksi kekerasan dan provokasi yang membahayakan ketertiban umum.

“Mereka diamankan karena terlibat dalam tindakan anarkis, melawan perintah petugas, dan melempari pengguna jalan tol dengan batu,” ujar Kombes Ade Ary dalam keterangannya di Jakarta.

Menurut laporan kepolisian, kericuhan bermula sekitar pukul 16.12 WIB, ketika sekelompok massa di sekitar Resto Pulau Dua mulai melempari kendaraan masyarakat yang melintas di jalan tol. Tindakan tersebut langsung mengancam keselamatan pengguna jalan dan memicu reaksi cepat dari aparat keamanan.

“Kemudian pukul 17.30 WIB, sebanyak 13 orang berhasil diamankan di bawah flyover Senayan dan sekitarnya karena kedapatan membawa petasan yang berpotensi digunakan untuk tindakan provokatif,” jelas Ade Ary.

Insiden tersebut tak hanya menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan masyarakat. Ade menegaskan bahwa Polda Metro Jaya tidak akan mentolerir tindakan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Saat ini, seluruh pelaku yang diduga sebagai penyusup dalam aksi May Day tersebut telah diamankan dan tengah menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Mapolda Metro Jaya.

Polda Metro Jaya sebelumnya telah menerjunkan personel pengamanan dengan pendekatan humanis untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa. Petugas juga memberikan arahan kepada para peserta aksi agar kegiatan berlangsung dengan tertib dan damai.

Baca Juga :  Terus Tingkatkan Layanan Pelanggan di Madura, Indosat Ooredoo Buka Gerai Baru di Sumenep

“Aksi damai seharusnya menjadi sarana menyampaikan aspirasi, bukan untuk mengganggu ketertiban atau melukai sesama,” tegas Kombes Ade Ary.

“Kami mengingatkan agar semangat kebersamaan dan kedewasaan dalam berdemokrasi tetap dijaga untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan kondusif.”(har)

No More Posts Available.

No more pages to load.