Pemprov Jatim Kerja Sama dengan Sekolah Swasta untuk Beri Beasiswa pada Siswa Kurang Mampu

oleh -1349 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pemprov Jatim berkomitmen kuat dalam mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai langkah strategis.

Hal ini diungkapkan Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam sambutannya Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (2/5/2025).

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun karakter dan peradaban bangsa.

“Pendidikan adalah tanggung jawab semesta. Dengan semangat gotong royong, mari kita rapatkan barisan demi masa depan anak-anak kita. Jawa Timur siap menjadi motor kemajuan pendidikan nasional yang berkeadilan dan bermutu,” pesan Khofifah saat menjadi Pemimpin upacara Hari Pendidikan Nasional.

Khofifah mengatakan, pendidikan tidak semata soal kecerdasan intelektual, tetapi juga mencakup pembentukan akhlak mulia dan kemampuan untuk mengangkat harkat dan martabat kehidupan masyarakat.

Berbagai upaya terus digalakkan Pemprov Jawa Timur untuk memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas pembelajaran, termasuk revitalisasi sekolah-sekolah negeri, peningkatan sarana dan prasarana, serta penguatan peran guru sebagai agen perubahan.

“Salah satu langkah penting adalah memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tidak tertinggal dalam mengakses pendidikan yang layak, termasuk mereka yang tidak diterima di sekolah negeri,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan, Pemprov Jatim telah menjalin kerja sama strategis dengan sekolah-sekolah swasta di berbagai wilayah untuk memastikan tidak ada anak yang putus sekolah karena alasan ekonomi.

Hingga awal Mei 2025, sebanyak 17 dari 24 cabang dinas pendidikan telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan sekolah swast baik SMA, SMK dan SLB untuk memberikan kuota beasiswa penuh dan bantuan biaya pendidikan bagi siswa yang berasal dari keluarga tidak mampu atau dari kalangan guru dan buruh.

Baca Juga :  HIPMI Jatim dan HIPMI Kaltim Sepakat Bangun Kerja Sama Strategis

“Langkah ini sangat penting untuk mengatasi potensi eksklusi anak-anak yang tidak diterima di sekolah negeri. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Maka kami membangun kemitraan yang solid dengan sekolah swasta agar mereka ikut mengambil peran. Sampai saat ini sudah tersedia sekitar 28.000 kuota beasiswa. Target kami sesuai arahan Ibu Gubernur adalah 30.000. Ini sudah hampir tercapai,” ujar Aries. (FRI)