Pemerintah Siapkan Dana Rp2,5 Miliar Guna Kemajuan Film Nasional

oleh -1018 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menegaskan komitmennya dalam mendukung kemajuan industri perfilman nasional. Menteri Kemendikbudristek, Fadli Zon, mengumumkan bahwa skema pendanaan bersama atau matching fund akan segera diluncurkan dengan plafon maksimal sebesar Rp2,5 miliar.

“Matching fund ini kita akan luncurkan minggu depan. Ini bisa diakses oleh para pelaku perfilman,” ujar Fadli dalam acara Layar Basua: Obrolan Santai Insan Perfilman Indonesia, yang digelar di Gedung Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Kamis (24/4/2025).

Menurut Fadli, film memiliki peran strategis dalam pembangunan kebudayaan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945. “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia,” katanya.

Fadli menambahkan bahwa film adalah cerminan wajah perkembangan budaya bangsa. Ia menyampaikan apresiasinya atas pencapaian film Indonesia yang kini semakin mendapat pengakuan di kancah internasional.

“Sepanjang 2024 hingga awal 2025, film Indonesia aktif tampil di berbagai festival film dunia, seperti di Rotterdam, Berlin, Cannes, hingga Film Market Hong Kong,” tutur Fadli.
“Para produser dan sutradara kita sudah mulai mendapat pengakuan dari dunia internasional. Ini membanggakan.”

Selain pencapaian internasional, Fadli juga menyoroti keberhasilan film animasi lokal “Jumbo”, yang berhasil meraih lebih dari 6 juta penonton. Ia menyebut pencapaian ini sebagai rekor baru dalam sejarah perfilman Indonesia.

Ke depan, ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi pemicu munculnya lebih banyak genre film baru yang kreatif dan inovatif. Untuk itu, Kemendikbudristek juga tengah menyiapkan berbagai workshop dan pelatihan penulisan skenario guna meningkatkan kapasitas SDM perfilman Tanah Air.

“Kita ingin dorong kapasitas kreatif insan perfilman melalui pelatihan-pelatihan, terutama di sisi penulisan naskah yang menjadi pondasi penting dalam produksi film,” tutup Fadli.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.