Peringati HPN, JMSI Bojonegoro Gelar Diskusi Publik Bertema “Pers dan Kepemimpinan Baru”

oleh -742 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bojonegoro – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bojonegoro menggelar diskusi publik bertema “Pers dan Kepemimpinan Baru”, Sabtu (20/4). Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka antara insan pers, pemangku kebijakan, organisasi masyarakat, dan mahasiswa untuk membahas peran strategis media dalam mengawal transisi kepemimpinan di tingkat daerah maupun nasional.

Ketua JMSI Bojonegoro, Ririn Wedia N, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tema yang diangkat merupakan bentuk komitmen JMSI untuk menjaga marwah pers sebagai pilar keempat demokrasi.

“Pers memiliki peran vital dalam menjaga transparansi, menyuarakan kebenaran, serta menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah dinamika perubahan, pers harus tetap independen, berintegritas, dan adaptif terhadap zaman,” tegas Ririn.

Diskusi ini mendapat respons positif dari berbagai pihak. Wakapolres Bojonegoro, Kompol Yoyok Dwi Purnomo, menyampaikan apresiasinya dan berharap agar forum-forum serupa terus digelar. “Semoga ke depan semakin banyak diskusi seperti ini yang bisa diselenggarakan,” ujarnya.

Anggota PWI Bojonegoro sekaligus wartawan Suarajatimpost, Abrori, turut menekankan pentingnya profesionalisme dalam kerja sama antara media dan pemerintah.

“Pers tetap berkewajiban menyampaikan informasi secara berimbang, meski telah menjalin kerja sama dengan pemerintah atau calon tertentu. Tidak boleh ada intervensi dalam pemberitaan. Profesionalisme adalah harga mati,” tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi PDI Perjuangan, Amin Thohari, menyambut baik inisiatif JMSI dalam meningkatkan kapasitas jurnalis melalui diskusi dan pelatihan yang berkelanjutan.

“Jurnalis yang independen dan profesional adalah kunci agar proses pembangunan bisa dikawal dengan baik. Kalau masyarakat ingin sejahtera, maka jurnalisnya pun harus kuat menjaga integritas,” tuturnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari kalangan organisasi masyarakat dan mahasiswa. Perwakilan GMNI Bojonegoro, Dani, menilai bahwa pers memiliki peran penting dalam mengawal arah kepemimpinan serta memastikan visi dan misi pemerintah tetap berada di jalur yang benar.

Baca Juga :  Garuda Muda Taklukkan Korea Selatan 1-0 di Laga Perdana Grup C Piala Asia U-17 2025

“Pers adalah bentuk dukungan rakyat. Kami berharap media tetap setia dan terbuka dalam mengawal proses-proses yang ada,” ujar Dani.

Ketua HMI Bojonegoro, Roni, juga mendorong kolaborasi lebih erat antara JMSI dan mahasiswa. “Ke depan, harapannya kegiatan seperti ini lebih sering digelar dan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat dan mahasiswa. Diskusi yang partisipatif dan kooperatif sangat penting untuk kemajuan Bojonegoro,” katanya.

Dari kalangan BUMD, apresiasi juga datang dari perwakilan PT ADS, Hery, yang menilai JMSI telah menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan fungsi jurnalistik.

“Masukan-masukan tadi bisa menjadi pijakan agar JMSI semakin teguh memegang kode etik, sehingga masyarakat dapat mengetahui persoalan-persoalan di daerah secara terbuka dan obyektif,” ujarnya.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi multipihak dalam memperkuat demokrasi lokal serta memastikan peran pers sebagai pengawal utama di era kepemimpinan baru yang tengah berlangsung.(bud)

No More Posts Available.

No more pages to load.