KILASJATIM.COM, Jakarta – Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, harus puas membawa pulang medali perunggu dari ajang Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025 usai langkah mereka terhenti di babak semifinal.
Bertanding di Olympic Sports Centre Gymnasium, China, pasangan Leo/Bagas harus mengakui keunggulan tuan rumah, Chen Bo Yang/Liu Yi, dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 21-13, 18-21, 12-21, Sabtu (12/4/2025).
Dalam keterangannya usai pertandingan, Bagas Maulana mengungkapkan bahwa laga berjalan sangat menantang, terutama pada gim kedua dan ketiga di mana lawan tampil lebih solid.
“Lawan bermain sangat bagus, terutama di gim kedua dan ketiga. Mereka jarang melakukan kesalahan sendiri, sangat rapat dan solid,” ujar Bagas, dikutip dari situs resmi PBSI.
“Kami sudah mencoba berbagai cara, berbagai pola, berbagai pukulan tapi sulit untuk menembus.”
Sementara itu, Leo Rolly Carnando menyampaikan rasa syukur atas pencapaian mereka yang mampu menembus babak semifinal dan membawa pulang medali perunggu, meskipun harus berjuang keras.
“Alhamdulillah, bisa sampai semifinal dan menyumbang medali perunggu. Tidak mudah pastinya,” kata Leo.
Leo juga tak lupa memberikan apresiasi kepada rekan mainnya, Bagas Maulana, yang tampil solid dan banyak menutup kekurangannya di laga kali ini.
“Saya mau berterima kasih kepada mas Bagas, karena hari ini cover saya dengan luar biasa. Saya mengakui permainan depan saya tidak bisa banyak kill tadi, dan pada gim ketiga, saya terpleset dan membuat lutut kiri saya tidak enak, agak ganjal rasanya,” tutupnya.
Meski gagal melaju ke final, perjuangan Leo/Bagas tetap mendapat apresiasi dari publik bulutangkis Tanah Air. Medali perunggu ini menjadi bukti konsistensi mereka di level Asia, serta modal penting untuk menghadapi turnamen-turnamen besar berikutnya.(nal)




