Polres Trenggalek Gelar Ramp Check Kendaraan Wisata di Pesisir Watulimo

oleh -983 Dilihat

KILASJATIM.COM, Trenggalek – Jajaran Kepolisian Resor Trenggalek kembali melaksanakan ramp check terhadap kendaraan wisata di sejumlah lokasi wisata di pesisir Watulimo, Kabupaten Trenggalek, pada Minggu (26/1). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi terhadap pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan bus atau kendaraan wisata. Selain itu, kegiatan ini bertujuan memberikan perlindungan dan menjamin keselamatan pengunjung serta wisatawan di wilayah Trenggalek.

Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta, S.I.K., M.Si., melalui Kasatlantas AKP Agus Prayitno, S.H., menjelaskan bahwa fokus ramp check kali ini diadakan di kawasan Watulimo. Hal tersebut bukan tanpa alasan, mengingat pesisir Watulimo dikenal memiliki destinasi wisata populer yang kerap menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berlibur atau menikmati keindahan alam, terutama pantainya.

“Kebetulan hari ini adalah akhir pekan, sehingga jumlah pengunjung cukup banyak. Tidak hanya dari wilayah Trenggalek, tetapi juga dari luar kota,” ujarnya.

Ramp check ini juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur panjang atau cuti bersama dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dan Tahun Baru Imlek yang akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

“Kesiapan ini dilakukan untuk menghadapi kemungkinan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Trenggalek, khususnya di kawasan pesisir Watulimo,” tambah AKP Agus.

Menurut AKP Agus, pengecekan kendaraan dilakukan di beberapa titik strategis, seperti area parkir Pantai Simbaronce dan Pantai Pasir Putih, yang merupakan destinasi dengan tingkat kunjungan tinggi. Ramp check kali ini memprioritaskan kendaraan besar seperti bus, bus kecil, minibus, serta kendaraan lain yang membawa banyak penumpang.

Pengecekan meliputi administrasi seperti kelengkapan surat-surat kendaraan, serta kondisi fisik kendaraan, termasuk mesin, rem, ban, wiper, alat pemecah kaca, pemadam kebakaran, lampu isyarat, lampu utama, dan perangkat keamanan darurat lainnya. Tak hanya itu, kru angkutan seperti sopir dan kenek juga diperiksa terkait kondisi kesehatan mereka, termasuk memastikan mereka tidak dalam pengaruh alkohol atau narkoba.

Baca Juga :  Embarkasi Surabaya Mulai Berangkatkan Jemaah Haji 22 April 2026

Untuk memastikan pemeriksaan lebih komprehensif, ramp check ini melibatkan Dinas Perhubungan dan pengelola wisata. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh kendaraan wisata yang beroperasi dalam kondisi layak pakai dan berorientasi pada keselamatan penumpang.

“Dari total 15 kendaraan wisata yang kami periksa, Alhamdulillah semuanya dalam kondisi baik dan layak jalan. Meski demikian, kami tetap mengimbau pengemudi untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas. Kepada penumpang, kami juga menganjurkan agar tidak segan menegur sopir jika berkendara secara ugal-ugalan,” pungkas AKP Agus. (guh)

No More Posts Available.

No more pages to load.