Banjir Melanda Sidoarjo, Warga Harapkan Bantuan untuk Ringankan Beban

oleh -770 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Sidoarjo pada Minggu (15/12/2024) mengakibatkan banjir di sejumlah desa yang sebelumnya jarang terdampak banjir. Desa Boro, Ngaban, dan Ganggangpanjang di Kecamatan Tanggulangin, serta Desa Gelam di Kecamatan Candi menjadi beberapa wilayah yang terdampak cukup parah.

Meski genangan air di sejumlah titik mulai surut, banjir yang terjadi kali ini meninggalkan cerita dan tantangan tersendiri bagi warga terdampak.

Sekretaris Camat (Sekcam) Tanggulangin, Widia Helita, mengungkapkan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menangani situasi ini. “Alhamdulillah, banjir sudah mulai surut di beberapa titik. Namun, masih ada genangan sekitar 5 cm di wilayah MCA Desa Boro,” ujarnya kepada Kilasjatim.com, Rabu (18/12/2024).

Ia juga menjelaskan bahwa penanganan dilakukan dengan pengerukan sungai menggunakan dua alat berat. “Banjir di Desa Boro, Ngaban, dan Ganggangpanjang memang baru kali ini separah ini,” tambahnya.

Wiwin Ariyanti (51), warga Desa Gelam RT 2 RW 1, Kecamatan Candi, bercerita bahwa banjir akibat luapan Sungai Amber merendam rumahnya selama tiga hari. “Hujan lebat mulai Minggu sore, dan air merendam rumah kami sampai Selasa. Baru surut setelah saya dan suami menguras air menggunakan diesel,” kata Wiwin.

Wiwin menambahkan bahwa banjir juga melanda RT 3 dan RT 4 di desanya, membuat warga tidak bisa beraktivitas seperti biasa. “Harapannya, ada bantuan seperti mie instan atau yang lainnya, karena kami tidak bisa bekerja sama sekali,” ungkapnya.

Sejauh ini, upaya penanganan banjir terus dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk normalisasi sungai untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Namun, bagi warga seperti Wiwin, bantuan logistik dan kebutuhan dasar sangat diharapkan untuk meringankan beban mereka selama masa pemulihan.

Baca Juga :  Pedagang Area Relokasi Pasar Banyuwangi Tak Lagi Khawatir Sepi Pembeli

Banjir yang melanda Sidoarjo kali ini menjadi peringatan penting tentang perlunya langkah antisipasi yang lebih matang, terutama untuk daerah-daerah yang sebelumnya tidak terdampak banjir. (TAM)