KPU Jatim Terima Rekor MURI dan Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Kesuksesan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024

oleh -662 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – KPU Jawa Timur menggelar doa bersama lintas agama untuk menyukseskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 di Dyandra Convention Hall Surabaya pada Sabtu, 23 November 2024. Acara ini merupakan bentuk ikhtiar batin menjelang pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024.

Ketua KPU Jawa Timur, Aang Khunaifi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini melengkapi usaha lahiriah yang telah dilakukan secara maksimal. Ia berharap pemungutan, penghitungan, rekapitulasi suara, hingga penetapan calon terpilih dapat berjalan dengan lancar dan damai.

“Kami sangat berharap seluruh pasangan calon, baik pasangan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota, beserta tim pemenangannya masing-masing dan pendukungnya, mampu saling menjaga kondusivitas dan saling menghormati perbedaan, sehingga pelaksanaan Pilgub di Jawa Timur terlaksana dengan cara yang riang gembira,” ungkapnya.

Prestasi KPU Jawa Timur dalam menerima penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk keenam kalinya menunjukkan komitmen dan profesionalisme mereka dalam melaksanakan tugas logistik pemilu. Keberhasilan mendistribusikan logistik pemilu dari gudang KPU kabupaten/kota ke 666 kecamatan di seluruh Jawa Timur merupakan pencapaian luar biasa, mengingat kompleksitas wilayah dan tantangan logistik yang dihadapi.

Langkah ini tidak hanya mencerminkan kesiapan teknis KPU Jatim, tetapi juga manajemen yang efektif dalam memastikan pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan sesuai jadwal. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa penyelenggaraan pemilu di Jawa Timur bisa menjadi contoh bagi daerah lain.

“Rekor MURI distribusi logistik pilkada secara serentak dan terbanyak diberikan kepada KPU Jatim. Ini sungguh luar biasa karena pekerjaan yang tidak mudah. Mudah-mudahan kesuksesan ini terus berlangsung hingga hari H pemungutan suara bisa berjalan lancar, jujur, adil, dan demokratis,” ujar Lutfi Syahradana, perwakilan MURI, usai menyerahkan penghargaan MURI kepada Ketua KPU Jatim.

Baca Juga :  Jatim Borong Empat Penghargaan Pelayanan Publik dari KemenPAN RB

Dalam doa bersama tersebut, KH Anwar Iskandar, dalam orasi kebangsaannya, menggarisbawahi pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya dalam menghadapi momen demokrasi seperti pemilihan kepala daerah serentak. Beliau menekankan bahwa persatuan Indonesia adalah nilai yang jauh lebih berharga dibandingkan biaya atau anggaran yang dikeluarkan untuk menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Ia mengingatkan bahwa proses demokrasi tidak boleh menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat. Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia dalam menjaga keutuhan dan harmoni sosial adalah konsekuensi besar yang tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu, KH Anwar Iskandar mengajak seluruh elemen bangsa untuk memprioritaskan persatuan di atas kepentingan politik sesaat dan memastikan bahwa proses demokrasi tetap berjalan dalam semangat kebersamaan dan saling menghormati.

“Para pendiri bangsa juga mewariskan Pancasila sebagai dasar negara sehingga semua warga bangsa terayomi dan bisa hidup damai dengan saling menghormati perbedaan. Dengan Pancasila, ada harapan kita ini menjadi bangsa yang paling bahagia di dunia ini, insya Allah,” tegasnya.

Nur Salam, Divisi Sosialisasi dan Parmas KPU Jatim, menyampaikan bahwa mulai dini hari nanti, pihaknya bersama Bawaslu dan aparat pemerintah daerah akan melakukan pembersihan alat peraga kampanye (APK) karena sudah memasuki masa tenang selama tiga hari. Sesuai dengan regulasi, semua APK wajib dibersihkan selama masa ini.

“Proses pembersihan akan dimulai tepat pukul 00.00 WIB, guna memastikan lingkungan pemilu yang adil dan tertib sebelum hari pencoblosan. Kami berharap tim kampanye masing-masing paslon juga melakukan pembersihan APK yang mereka miliki, selain APK yang difasilitasi KPU di seluruh wilayah,” tambahnya. (FRI)