Jalur Maut Cangar Kembali Memakan Korban, Rem Blong Diduga Penyebab Utama

oleh -1269 Dilihat

KILASJATIM.COM, Mojokerto – Jalur maut di kawasan Cangar, Kecamatan Pacet, Mojokerto, kembali merenggut korban. Pada Sabtu (14/9), sebuah kecelakaan tragis menimpa pengendara motor kakak-beradik asal Dusun Juglang, Desa Singogalih, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Seorang korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Kecelakaan ini diduga terjadi akibat rem blong atau gagal fungsi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengendara motor nahas tersebut adalah Shaila Najwa Aulia, 18 tahun, seorang pelajar kelas XII SMAN di Mojokerto, dan kakaknya, Gassa Septiandini, 26 tahun. Sekitar pukul 11.30 WIB, keduanya sedang mengendarai motor Honda Vario hitam dengan nomor polisi W 3977 NBX. Saat itu, Shaila sedang memboncengkan kakaknya.

Korban melaju dari arah Sendi menuju Pacet di jalur yang menurun dan menikung. Nahas, sesampainya di TKP, tepatnya di tikungan Obech Kromong, diduga rem motor mengalami blong. Motor pun kehilangan kendali dan meluncur dengan cepat, lalu menabrak pembatas jalan. Akibatnya, kedua korban terlempar hingga beberapa meter dari lokasi kecelakaan.

Akibat kecelakaan ini, Shaila meninggal dunia di tempat kejadian, sementara kakaknya mengalami luka berat di bagian kepala. Setelah menerima laporan, petugas segera datang ke lokasi dan membawa kedua korban ke RSUD Sumberglagah Pacet menggunakan ambulans relawan.

Beberapa warganet di media sosial menyebut bahwa beberapa hari lagi sang kakak, Gassa, sebenarnya hendak menikah dan sudah melakukan fitting baju pengantin. “Kakaknya itu teman adik ipar saya. Saat bertemu sudah diingatkan bahwa mau menikah jangan keluar-keluar,” tulis seorang pengguna di media sosial.

Perlu diketahui, kawasan Cangar memang sudah sering terjadi kecelakaan. Pada Januari 2024, misalnya, empat orang dari satu keluarga asal Sidoarjo mengalami kecelakaan di lokasi yang sama. Mereka yang mengendarai sepeda motor juga diduga mengalami rem blong dan akhirnya motor mereka terbang di kawasan tikungan Gotekan, Pacet.

Baca Juga :  Ning Ita Berikan Pembinaan dan Motivasi Pelajar Bolos

Kemudian, pada 16 Juni 2024, jalur berbahaya ini kembali menelan korban jiwa. Kali ini menimpa ibu dan anak asal Karangkedawan, Sooko, Mojokerto. Motor mereka juga mengalami rem blong dan menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Sendi. Bahkan, salah satu korban terlempar ke jurang sedalam tiga meter dan tewas di TKP.

Kejadian-kejadian kecelakaan maut ini harus menjadi perhatian serius, terutama bagi para pengendara. Beberapa tips saat melintas jalur ini antara lain memastikan keandalan rem. Beberapa pihak juga menyarankan agar pengendara berhati-hati saat mengendarai motor matic.

Hal penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah menghindari menginjak rem terus-menerus saat jalanan menurun, karena hal ini dapat menyebabkan kampas rem menjadi panas. Sebaiknya, berhentilah sejenak untuk mendinginkan mesin sebelum melanjutkan perjalanan.

Pemerintah setempat dan pihak terkait juga harus memberikan perhatian lebih untuk peningkatan keselamatan bagi pengguna jalan di lokasi ini yang sering memakan korban. (san)

No More Posts Available.

No more pages to load.