Keren, FT Untag Surabaya Tanam Sayuran di Atap Kampus

oleh -572 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Fakultas Teknik (FT) Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya berinovasi dengan menanam aneka sayuran di atap kampus. Barangkali ini pertama kali dilakukan oleh kampus yang memang memiliki target menjadi kampus yang sangat memperhatikan sekaligus menjaga keasrian lingkungannya.

Ir. Bantot Sutriono MSC, Wakil Dekan 2 Fakultas Teknik (FT) Untag Surabaya menyampaikan bahwa sejak pembangunan salah satu gedung baru kampus dilaksanakan, pihaknya memang sudah menyiapkan sejumlah sarana dan prasarana untuk terlaksananya urban farming.

“Memang sudah kami rencanakan, sejak akan dibangunnya salah satu gedung baru, kami sudah rencanakan adanya urban farming ini. Beberapa atap gedung baru disiapkan sedemikian rupa agar bisa dilakukan penanaman beberapa tanaman, dan saat ini kami coba tanam jenis sayur. Dan Rabu (7/8/2024) kami coba panen. Dan ternyata berhasil. Sayuran yang kami tanam tumbuh subur,” terang Bantot.

Pada bagian lantai 4 di salah satu gedung baru Untag Surabaya, pada bagian atapnya terdapat deretan paralon dengan lubang-lubang ditumbuhi tanaman segar. Pada beberapa bagian paralon tersebut juga terdapat beberapa pipa paralon berukuran diameter lebih kecil yang difungsikan sebagai alat penyiram tanaman.

“Pada tahap awal ini, kami buat sekurangnya 1000 lubang pada pipa-pipa paralon tersebut. Lalu kami tempatkan atau tanam bibit sayur. Setelah sekitar 29 hari, tanaman ini tumbuh subur dan siap dipetik. Kali ini ada beberapa jenis sayuran yang kami tanam. Ada Sawi, Sawi pendek, Kangkung, Pakcoi, Selada, semuanya tumbuh subur. Jika dihitung total, kami memanen sekitar 3 kuwintal sayuran. Ini luar biasa berhasil,” tambah Bantot.

Ke depan, lanjut Bantot, akan dibuat sekitar 30.000 lubang pipa paralon untuk menanam tidak hanya sayuran, tetapi ditambah dengan buah-buahan. “Dengan target menambah pembuatan lubang paralon sampai sekitar 30.000, dengan tambahan jenis tidak hanya sayuran saja tetapi kami tambah dengan beberapa jenis buah seperti Melon dan yang lainnya,” kata Bantot.

Baca Juga :  Ibu Hamil Mudik Aman, Perhatikan Tips Ini

Pemanfaatan atap gedung oleh Untag Surabaya ini, seperti disampaikan Bantot merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan yang ada di kampus. Ke depan nanti akan terus ditambah lahan-lahan yang bisa dimanfaatkan untuk urban farming. “Ini sekaligus pembuktian bahwa urban farming itu tidak sulit. Dan kami membuktikannya dengan melakukan di atap. Dan berhasil,” ujar Bantot.

Untuk sementara sayur-sayuran hasil urban farming tim Fakultas Teknik di atap gedung Untag Surabaya ini, dibeli sejumlah karyawan internal. “Tetapi seiring dengan itu, kami juga sudah persiapkan aplikasi untuk pembeli dari masyarakat luas,” pungkas Bantot.(tok)