Sambut 1 Suro, Puluhan Warga Kediri Cuci Batu Manik

oleh -575 Dilihat

KILASJATIM.COM, Kediri – Puluhan warga di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, menyambut 1 Muharam atau 1 Suro dalam kalender Jawa dengan ritual pencucian batu manik Pamuksan Sri Aji Jayabaya. Batu manik itu diyakini sebagai lokasi muksa Prabu Sri Aji Jayabaya.

Setelah ritual pencucian, warga melaksanakan kegiatan kenduri dengan menyajikan berbagai hidangan makanan, jajanan, dan buah-buahan. Acara ini melibatkan semua usia dari Desa Pamenang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri.

Menurut Hartono, panitia 1 Suro Petilasan Sri Aji Jayabaya, ritual tahunan ini selalu diikuti dengan antusiasme yang tinggi oleh paguyuban komunitas budaya dari berbagai daerah, seperti Karisidenan Kediri, Banyuwangi, Solo, dan Bali.

“Untuk pembersihan manik diikuti oleh beberapa paguyuban komunitas budaya dan bersifat umum,” kata Hartono, Sabtu (6/7/2024).

Seorang warga bernama Khoiri dari paguyuban Pondok Mburi Wong Bodho asal Gresik mengungkapkan, keikutsertaannya dalam ritual tahunan pencucian batu manik di Petilasan Sri Aji Jayabaya ini untuk menghormati Prabu Sri Aji Jayabaya.

“Pencucian batu manik dilakukan secara khidmat dan sakral supaya kita mendapatkan suri tauladan atau manfaat dari Prabu Sri Aji Jayabaya,” kata Khoiri. (bbs/fiq)

Baca Juga :  Ini Makna Malam 1 Suro yang Biasa Dianggap Sakral

No More Posts Available.

No more pages to load.