Gelar Program Relawan Bhakti untuk Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Dalam upaya meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sejumlah karyawan dan relawan BUMN menggelar program Relawan Bhakti BUMN (Employee Volunteering Program). Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) antar BUMN ini rutin dilakukan setiap tahun.
Darwis Muhammad, Pemimpin Cabang BRI Mojokerto, menjelaskan bahwa program Relawan Bhakti BUMN merupakan program kolaborasi antar BUMN yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. BRI, sebagai salah satu penanggung jawab Program Relawan Bhakti BUMN Tahun 2024, melaksanakan program ini pada tanggal 20 – 22 Mei 2024 di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.
“Program ini sangat baik dan penting. Bertujuan untuk meningkatkan jiwa kepedulian karyawan BUMN terhadap masyarakat dan lingkungan melalui keterlibatan aktif dalam Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan BUMN,” kata Darwis, Rabu (22/5).
Kegiatan kali ini diikuti oleh 18 peserta, yang terdiri dari 10 orang relawan BUMN dan 8 orang relawan internal BRI. Relawan BUMN berasal dari berbagai perusahaan seperti KAI, Taspen, PLN, Kimia Farma, Angkasa Pura II, Pupuk Sriwidjaya Palembang, POS Indonesia, Asuransi Kredit Indonesia, Perum Bulog, dan Waskita Karya.
“Tahun ini, Program Relawan Bhakti BUMN dilaksanakan serentak di 10 lokasi di Indonesia. Biasanya, program yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN ini dilakukan satu atau dua kali dalam setahun,” tambahnya.
Selama program Relawan Bhakti BUMN, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat setempat. Di antaranya adalah Live In With Community (Menginap di Rumah Masyarakat Selama Kegiatan), sosialisasi mengenai BUMN kepada guru dan siswa di sekolah dasar dan SMP, serta mengajar Bahasa Inggris.
Mereka juga melakukan edukasi lingkungan di Bank Sampah, mengikuti kegiatan di Posyandu, dan memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa mencegah stunting itu sangat penting. Oleh karena itu, memberikan asupan makanan bergizi bagi ibu hamil dan anak balita sangat diperlukan.
“Para relawan juga melakukan kegiatan bersih-bersih tempat wisata seperti sumber mata air dan Air Terjun Dlundung, melakukan edukasi dan praktik produksi bersama UMKM binaan (Pengolahan Kopi dan Home Industry), belajar tarian adat setempat, serta ramah tamah dan sharing session bersama masyarakat,” ungkap Darwis.

Dengan mengikuti program Relawan Bhakti BUMN, mereka diharapkan dapat meningkatkan dampak program TJSL melalui refocusing program TJSL pada bidang-bidang tertentu. Selain itu, juga meningkatkan kualitas SDM BUMN di bidang TJSL melalui pelatihan, pendidikan (formal dan informal), sharing knowledge, studi banding, dan lainnya.
“Dan yang tidak kalah pentingnya adalah kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki tujuan dan niat baik yang sama dengan TJSL BUMN,” ujarnya.
Program Relawan Bhakti BUMN Tahun 2024 di Desa Ketapanrame, Trawas, Mojokerto mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Mereka sangat mengapresiasi program TJSL BUMN ini, yang selain sebagai wujud pengabdian BUMN terhadap masyarakat juga dapat mengenalkan visi dan misi BUMN di lingkungan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, BRI juga menyalurkan secara simbolis beberapa bantuan TJSL, di antaranya Bantuan Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan untuk Madrasah Intidaiyah Dwi Dasa Warsa Ketapanrame dan Bantuan Peningkatan Sarana Prasarana Pendidikan untuk SMPN 1 Ketapanrame.
Selain itu, BRI juga memberikan Bantuan Sarana Penunjang Kesehatan untuk Poskesdes Mugi Waras Desa Ketapanrame, Bantuan Sarana Penunjang Usaha kepada Kelompok Tani Kopi Bontugu, serta Bantuan Sarana Penunjang Usaha kepada Kelompok Tani Kopi Dlundung.
“BRI juga memberikan Bantuan Peningkatan Sarana Prasarana Bank Sampah Mutiara Welirang,” pungkas Darwis. (bud)




