Lewati ke konten
KilasJatim.com
  • Pencarian
    • Instagram
  • Beranda
  • Ekonomi
    • Perbankan
    • Telekomunikasi
    • Pelabuhan
    • Launching
  • Foto Peristiwa
  • Lifestyle
    • Hotel & Resto
    • Kuliner
    • Tekno
  • Otomotif
  • Umum
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
  • Hukrim
  • Politik
  • Olah Raga
  • Se-Kilas
  • Indeks

Gubernur Khofifah Harap Bank Wakaf Mikro dan Gerakan One Student One Account Bisa Lebih Dimasifkan  

23 Januari 202023 Januari 2020oleh Redaksi Kilasjatim-1766 Dilihat
oleh Redaksi Kilasjatim
Gubernur saat audiensi dengan Kepala OJK Regional IV Jatim.

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IV Jatim bisa lebih memasifkan ikhtiar mendirikan Bank Wakaf Mikro dan gerakan Jawa Timur Menabung “One Student One Account”. Hal ini penting dilakukan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya para pelajar terhadap inklusi keuangan dan budaya menabung.

Demikian disampaikan Gubernur Jatim yang akrab disapa Khofifah ini saat menerima audiensi Kepala OJK Regional IV Jatim, Heru Cahyono, beserta Calon Penggantinya Bambang Mukti Riyadi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (23/01).

“Jadi Pak Heru akan melanjutkan tugas di OJK Jakarta, dan Kepala OJK di Jatim akan digantikan Pak Bambang. Karenanya, saya minta kepada Pak Bambang untuk bisa meneruskan segala sesuatu yang baik. Seperti gerakan One Student One Account dan Bank Wakaf Mikro,” terang Khofifah.

BACA JUGA: OJK Minta Masyarakat Waspadai Lembaga Investasi Ilegal  

Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menjelaskan, salah satu cara memasifkan gerakan one student one account yaitu dengan melibatkan raka-raki di Jatim. Raka-raki tersebut nantinya akan menjadi duta yang akan keliling ke SMA, SMK, dan Aliyah. Untuk lebih mensosialisasikan dan mengenalkan tentang literasi keuangan termasuk keuangan Syari’ah kepada para pelajar.

“Banyak yang cerita tentang teknologi finansial  tapi untuk lebih mengenalkan lebih dekat para pelajar dengan dunia perbankan maka perlu terus dilakukan sosialisasi. Dan OJK juga bisa menyampaikan terkait bagaimana keamanannya,” terang Khofifah.

Orang nomor satu di Jatim ini berharap, para pelajar ini diharapkan bisa mengikuti format-format literasi finansial yang benar dan legal. Terlebih, Pemprov Jatim telah memiliki program sekolah gratis berkulitas (tis-tas) yang bisa memberikan ruang lebih bagi para pelajar untuk lebih dekat dengan dunia perbankan.

Baca Juga :  STIE Perbanas Surabaya Dorong Bank Wakaf Mikro Sebagai Solusi Ekonomi Produktif

BACA JUGA: OJK Terbitkan Peraturan Baru Bank Umum Syariah Wajib Spin Off  

“Kami memiliki program Tis-Tas yang bisa memberikan ruang agar anak-anak bisa lebih dekat dengan perbankan. Yang didukung dengan pemberian literasi finansial yang dilakukan oleh OJK,” tutup Khofifah. (hms/kj3)

Post Views: 1,766
oleh Redaksi Kilasjatim
  • Ikuti Kami Pada

Berita Populer

1

Workshop FSN Digelar di Surabaya

3 Oktober 2026 706
2
Gandeng TULOLA di Kawan Nusantara 2026, BCA Dorong…
7 Oktober 2026 699
3
Reshuffle Kabinet Prabowo, Ini Susunan Terbaru Tim Ekonomi
2 Oktober 2026 662
4
Bondowoso Borong Penghargaan Peternakan Jatim 2026, MAT PECI…
13 Oktober 2026 649
5
Bahlil Pastikan Distribusi BBM di Bali, Bangkalan, dan…
20 Oktober 2026 622
Screenshot
Kilas Jatim

Beranda ● Tentang Kami ● Newsletter ● Redaksi
© 2017 Kilasjatim.com