QNET Gandeng Persebaya Junior Kirim Tiga Remaja Berbakat Jawa Timur Sekolah Sepakbola di Manchester

oleh

Tantri Yanto Femas Anggara (tengah) Rendi Bayu Iputra (kiri) dan Raheem Nugraha Jaya Prayitno (kanan) bersama Ganang Rindarko, General Manager QNET Indonesia dan Saleh Hanifah, selaku Direktur Persebaya Amatir,  mengisahkan perjalanan tiga remaja asal Jawa Timur yang mengikuti program sekolah sepak bola di Manchester  di Surabaya Minggu (18/08/2019)

SURABAYA, kilasjatim.com: –
Tiga remaja berbakat asal Jawa Timur terpilih untuk berlatih sepakbola secara langsung di City Football Academy.

Adalah QNet perusahaan direct selling yang menjadi sponsor resmi Manchester City, QNET berkesempatan memberangkatkan remaja bertalenta dari Indonesia untuk berlatih sepakbola secara langsung di City Football Academy.

“Tahun ini merupakan tahun kedua bagi QNET berkomitmen melaksanakan program serupa. Pada tahun 2018 lalu, QNET memberangkatkan empat remaja asal Jakarta untu mengikuti program Clty Football & Language School,” kata Ganang Rindarko, General Manager QNET Indonesia, saat mengenalkan ketiga remaja asal Jawa Timur kepada insan media di Surabaya, Minggu (18/08/2019).

Tiga remaja yang terseleksi tersebut masing masing Tantri Yanto Femas Anggara, Rendi Bayu Iputra, dan Raheem Nugraha Jaya Prayitno yang telah merampungkan sekolah sepakbola yang dilaksanakan di Manchester pada 28 Juli 11 Agustus 2019 Ialu.

Ketiga remaja tersebut berhasil lolos setelah mengikuti seleksi yang diadakan Persebaya Junior.
Tahun 2019 ini, QNET bersama dengan Persebaya klub sepakbola dari Surabaya menyeleksi calon peserta dari ratusan remaja berbakat pemain amatir Persebaya junior.

Kepada media di Surabaya tiga remaja ini mengisahkan selama di Manchester yang tidak hanya belajar bagaimana menendang, mengoper, dan menggiring bola saja. Mereka juga belajar bagaimana menerapkan strategi dan cara berkomunikasi di dalam dan luar lapangan.

“Kendala kami saat disana hanya pada bahasa karena kami bertiga tidak bisa berbahasa Inggris. Untuk melatih kemampuan bahasa bahasa lnggris, dilatih bahasa Inggris Iangsung dari British Study Centres Academy” kata Rendy.

Sementara itu, Ganang Rindarko, General Manager QNET Indonesia, mengatakan sebagai mitra resmi Manchester City, QNET ingin menunjukan komitmennya dalam mewujudkan mimpi anak-anak Indonesia, khususnya di bidang sepakbola.

”Bagi kami Manchester City adalah tim juara yang memiliki mental kuat, sportifitas tinggi, dan bekerja keras demi mencetak prestasi. Semangat yang dimiliki tim inf, juga dimiliki oleh QNET dalam menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu, QNET mengapresiasi anak-anak yang memiliki persamaan dengan QNET dan Manchester City, yaitu mereka yang memiliki mimpi besar, bertekad keras mewujudkannya, serta menunjukkan persistensinya,” tegas Ganang.

Pada kesempatan yang sama, Saleh Hanifah, Direktur Persebaya Amatir, berbangga hati karena para pemain muda Persebaya ini mendapatkan pengalaman mengenyam pendidikan sepakbola langsung di Manchester. Persebaya terus berupaya melakukan pembibitan pemain usia muda. Untuk itu, pengalaman berkesan selama di Manchester telah memberikan ilmu baru bagi remaja berbakat ini.

”Program QNET ini sejalan dengan upaya kami dalam melakukan regenerasi pemain. Buat kami, pembinaan pemain sepakbola harus dilakukan dari mulai anak-anak secara terus-menerus. Saya berharap, remaja yang baru pulang dari Manchester City ini dapat menerapkan dan menularkan ilmu mereka kepada teman-temannya yang belum mendapatkan kesempatan berlatih langsung di Manchester, Inggris,” kata Saleh

Sementara itu anak-anak dalam kesempatan yang sama juga menceritakan pengalaman mereka kepada para wartawan yang hadir.

“Saya berterima kasih kepada QNET yang telah memberikan pengalaman nyata untuk berlatih sepakbola langsung di Manchester City. Belajar langsung di bawah asuhan sang juara, saya merasa cita-cita saya tidak salah. Sungguh saya semakin bertekad mewujudkan mimpi saya menjadi pemain sepakbola profesional,” jelasTantri Yanto Femas Anggara, salah satu peserta City Football & Language School.

Raheem Nugraha Jaya Prayitno ( 14 tahun) mengisahkan saat disana ”S
bisa mengalahkan tim dari negara lain dengan skor 3-2 dan berhasil mencetak 2 golnya.

“Mereka juga punya julukan khusus buat saya, yaitu Raheem Sterling, salah satu pemain Manchester City. Saya bangga! Terima kasih QNET, pengalaman ini adalah langkah saya untuk mewujudkan mimpi saya ke depannya,” urai Raheem. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *