PT CS2 Pola Sehat Pandaan Hentikan Operasional

oleh
Peninjauan lokasi pengolahan limbah.

KILASJATIM.COM, Pandaan – Sesuai kesepakatan dengan warga yang melakukan unjuk rasa pada tanggal 7 Oktober 2019 terkait isu limbah pabrik dimana salah satu poinnya adalah meminta Pabrik PT CS2 Pola Sehat Pandaan untuk menghentikan sementara pembuangan limbah cair ke sungai Wangi, manajemen CS2 telah menjalankan kesepakatan tersebut.

Memasuki hari ketiga penghentian operasional pabrik, sejumlah warga, aparat desa, kepolisian dan perwakilan pabrik meninjau lokasi yang dikomplain oleh warga pengunjuk rasa. Berdasarkan fakta di lapangan terlihat bahwa air sungai masih berwarna hitam dan mengeluarkan bau tidak sedap.

“Saya dan sejumlah warga berinisiatif untuk melihat seperti apa kondisi sungai yang selama ini diprotes setelah PT CS2 Pola Sehat menghentikan kegiatan produksinya. Karena otomatis pasti tidak ada kegiatan pembuangan olahan limbah ke sungai. Ternyata kondisi sungai tidak berubah, tetap keruh dan berbau. Kami jadi meragukan tuduhan yang selama ini ditujukan kepada PT CS2 Pola Sehat,” kata Rochman, warga Kemirisewu yang melihat langsung kondisi sungai Wangi terkini.

Tuduhan pencemaran lingkungan terhadap PT CS2 Pola Sehat telah berkali-kali dibantah oleh Manajemen PT CS2 Pola Sehat dengan pembuktian data yang sahih berdasarkan hasil audit yang dilakukan setiap bulan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan. Dokumen hasil audit tersebut telah dipaparkan ke sejumlah media pada tanggal 19 September 2019 di Pabrik PT CS2 Pola Sehat, Pandaan.

BACA JUGA: PT CS2 Pola Sehat Beri Beasiswa Ke  Warga Sekitar Pabrik

“Kami sudah mengajak sejumlah rekan dari media lokal Pandaan maupun Surabaya untuk melihat langsung bagaimana proses pengolahan limbah cair melalui Waste Water Treatment Plant (WWTP) yang dimiliki oleh PT CS2 Pola Sehat. Kami menunjukkan secara terbuka dan tidak ada yang ditutupi,” papar Harianus Zebua, Head Of Corporate and Marketing OT Group.

Rekan-rekan media dan juga unsur Muspika pada saat itu juga dapat melihat bahwa hasil olahan limbah cair PT CS2 Pola Sehat sebelum dibuang ke sungai, jernih dan tidak berbau sama sekali. Bahkan rekan-rekan media juga melihat bagaimana ikan-ikan yang diletakkan dalam bak kontrol tetap dalam kondisi baik.

Di depan pabrik, ada sejumlah warga yang membuka usaha kantin, dan mereka tidak pernah komplain, adanya bau misalnya, dengan aliran olahan limbah cair yang keluar dari Pabrik PT CS2 Pola Sehat.

Saat ini akibat kesepakatan di atas, ratusan pekerja pabrik PT CS2 Pola Sehat terpaksa dirumahkan sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan. Hal ini tentu berdampak bagi penghasilan mereka.

BACA JUGA: Mulai 9 Agustus 2019 Pukul 00.00 WIB, Tarif Tol Ruas Gempol-Pandaan dan Pandaan-Malang Resmi Berlaku

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini, karena hal ini sudah berulang kali terjadi, dan pihak manajemen pabrik telah membantah dan menunjukkan bukti-bukti akurat dan sah secara hukum. Kami para pekerja pabrik terkena dampak, kami kehilangan penghasilan entah sampai kapan. Kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk memperhatikan nasib kami, karena kami juga warga yang berhak untuk mencari nafkah bagi keluarga. Mohon keadilan ditegakkan. Kami kuatir jika pihak pabrik terus menurus mendapat tekanan dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, pabrik akan hengkang dari kabupaten Pasuruan. Bagaimana dengan nasib kami dan keluarga nanti?,” keluhSanty, salah satu pekerja pabrik PT CS2 Pola Sehat yang terpaksa dirumahkan sementara akibat penghentian operasional pabrik.

Pabrik CS2 Pola Sehat telah beroperasi sejak tahun 2011 di Pandaan. Sejak awal beroperasi, Pabrik PT CS2 Pola Sehat berusaha untuk menjalin hubungan yang baik dan memberikan perhatian terhadap warga masyarakat di sekitar pabrik. Beberapa aktivitas sosial yang dilakukan oleh pabrik CS2 Pola Sehat diantaranya pemberian beasiswa kepada anak dari warga yang kurang mampu, sumbangan hewan kurban pada perayaan Idul Adha, dan pembuatan sumur untuk memenuhi kebutuhan warga akan air bersih.

“Kami sangat berharap agar pemerintah Kabupaten Pasuruan dapat membantu mengatasi permasalahan ini, karena keberadaan Pabrik PT CS2 Pola Sehat telah berkontribusi bagi perekonomian daerah dan membantu warga sekitar,” tutup Harianus.

BACA JUGA: Perluas Jaringan Distribusi Cleo Menargetkan Penjualan Naik 60%

Tentang PT CS2 Pola Sehat

PT CS2 Pola Sehat berdiri pada tahun 2005. PT CS2 Pola Sehat fokus memproduksi kategori sweet water plus. Salah satu merek dagangnya, yaitu Teh Gelas telah menjadi pemimpin pasar dalam industri kategori “ready to drink tea” sejak tahun 2007.

Merek-merek berkualitas lainnya yang diproduksi oleh PT CS2 Pola Sehat adalah Vita Jelly Drink, Vita Pudding, Adem Sejuk, VitAmin Tea, Crystalline, Tango Velluto Drink dan Legit Kental.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *