Program KUR Diharapkan Bisa Tingkatkan Produktivitas Usaha Rakyat Di Lumajang

oleh
Sosialisasi KUR BRI Kantor Cabang Lumajang, bertempat di Aula Kantor Camat Tempeh, Jumat (17/1/2020).

KILASJATIM.COM, Lumajang – Bupati Lumajang Thoriqul Haq (Cak Thoriq) mengungkapkan, bahwa adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pihak perbankan, diharapkan bisa meningkatkan produktivitas usaha yang dikelola oleh masyarakat di Kabupaten Lumajang.

“Saya berharap dengan adanya program KUR, dengan bunga 6 persen ini bisa memberikan nilai manfaat yang baik bagi masyarakat,” ungkap dia saat menghadiri kegiatan Sosialisasi KUR BRI Kantor Cabang Lumajang, bertempat di Aula Kantor Camat Tempeh, Jumat (17/1/2020).

Cak Thoriq juga mengungkapkan, dirinya merasa bangga, karena saat ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lumajang sudah mulai meningkat, seiring dengan berkembangnya fasilitas maupun program permodalan dari pihak pemerintah maupun perbankan.

“Saya bersyukur, begitu kemarin pimpinan cabang BRI Lumajang memberikan informasi kepada saya terkait kabar sosialisasi KUR yang dulunya bunga dari KUR 12 persen, dan sekarang turun hingga 6 persen,” terangnya.

BACA JUGA: Peralihan Status AKNL Diharapkan Bisa Kembangkan Potensi Pendidikan di Lumajang 

Cak Thoriq juga berkeinginan pada semua peserta yang hadir dalam sosialisasi tersebut, untuk membantu menginformasikan hasil pengetahuan yang didapat tentang program KUR, kepada pengusaha yang lainnya.

“Hal ini semakin disampaikan kepada masyarakat lainnya, juga akan semakin banyak yang mengetahui program KUR ini, dan pastinya akan banyak pengusaha yang berkembang nantinya,” katanya.

Sementara itu, Pimpinan BRI Kantor Cabang Lumajang Fahmi Hidayat menjelaskan, bahwa tujuan sosialisasi program KUR tersebut adalah untuk menyukseskan program permodalan pemerintah yang telah diluncurkan oleh Persiden RI Joko Widodo, yakni pembelian KUR yang terbagi menjadi dua jenis dengan bunga 6 persen untuk dinikmati masyarakat, khususnya pengusaha yang ingin menambah modal kerja.

“Untuk program KUR ini dibagi menjadi 2 jenis, diantaranya yakni KUR Mikro dengan plafon hingga Rp50 Juta, dan yang kedua adalah KUR kecil dengan plafon hingga Rp500 Juta, yang semua ini bisa dinikmati oleh pengusaha dengan bunga 6 persen per tahunnya efektif,” jelasnya.

BACA JUGA: Lumajang Dapat Suplai 10.000 Blangko E-KTP  

Selain itu, dijelaskan Fahmi, bahwa sasaran utama dari program KUR tersebut adalah masyarakat yang sudah memiliki usaha minimal 6 bulan. Akan tetapi, jika belum memiliki jaminan atau modal usaha yang belum tercukupi, maka dengan adanya sosialisasi ini diharapkan agar masyarakat bisa paham dan mengerti tata cara peminjaman modal di program KUR.

Sementara, Camat Tempeh Suhendro Boedi Prasetyo menyampaikan, bahwa dirinya berterima kasih kepada Bupati dan Pimpinan BRI Kanca Lumajamg, karena telah diberikan kepercayaan untuk bisa mendukung dalam kegiatan sosialisasi KUR BRI yang mencakupi lima Kecamatan, diantaranya Kecamatan Tempeh, Candipuro, Pasirian, Kunir, dan Sumbersuko.

“Terima kasih atas kehadiran Bupati dan Pimpinan BRI Kanca Lumajang, beserta peserta yang hadir dalam mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (kominfo/kj13)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *