Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Bersinergi dengan PGN Salurkan Sales Gas Jargas Semarang

oleh

 

PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Gundih pasca kebakaran beberapa bulan lalu.

KILASJATIM.COM, Semarang – Manajemen PT Pertamina EP Asset 4 Cepu Field terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada pelanggan gas, terutama pada saat kondisi Recovery CPP Gundih pasca kebakaran beberapa bulan lalu.

Cepu Field Manager, Afwan Daroni
mengatakan, sinergi dilakukan dalam rangka menjaga kepuasan pelanggan selama Proses Recovery CPP Gundih. Penyaluran sales gas ke Jargas Semarang pada saat recovery CPP Gundih merupakan bentuk nyata dalam sinergi PEP – SPP – PGN (Jargas Semarang) dalam menangkap peluang ruang improvement sehingga dapat mengoptimalkan pola operasi yang ada. Kedepan pola operasi ini dapat digunakan kembali pada saat CPP Gundih melakukan Turnaround (TA).

“Kami lakukan upaya Sinergi bersama PGN Area Semarang agar konsumen tetap terlayani dengan baik. Sinergi dilakukan melalui mekanisme Penyaluran Sales Gas Jargas Semarang, dimana terhitung mulai jumat, (10/07) dilakukan penyaluran sales gas Jargas Semarang,” ujar Afwan Daroni, Rabu (15/07).

Sales gas menggunakan gas pipa linepack PT SPP dengan diameter 20 inch dan panjang 123 KM dimana volume gas pada linepack tersebut dapat digunakan untuk Jargas Semarang selama +/- 4 Bulan.

Penyaluran sales gas Jargas Semarang pada saat recovery CPP Gundih merupakan bentuk sinergi kerjasama antara PEP – PGN – SPP yang diawali dari komunikasi dan diskusi yang kemudian dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan dengan ijin dan pengawasan dari SKK Migas.

Lebih lanjut, Afwan menambahkan, i volume penggunaan sales gas Jargas Semarang sebesar 0.04 MMSCFD atau 44 MMBTUD melayani 1.800 sambungan rumah dan akan terdapat tambahan sekitar 6.000 sambungan rumah dalam waktu dekat.

“Pada awal recovery CPP Gundih, supply sales gas Jargas Semarang menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) Mobile. Dan sekarang dengan menggunakan gas pipa linepack, yang memberikan beberapa manfaat dibanding dengan penggunaan CNG Mobile antara lain yaitu kehandalan penyaluran sales gas lebih terjamin karena tidak ada potensi keterlambatan pengiriman CNG dan penghematan biaya dari CNG sebesar 14 USD/MMBTU menjadi biaya sales gas linepack sebesar 4.7 USD/MMBTU”, jelas Afwan.

Sementara itu, Sales Area Head PGN Semarang, Heri Frastiono menyatakan dukungannya terhadap langkah sinergi yang dijalankan bersama Pertamina EP.

“Kami sangat menyambut baik penyaluran sales gas Jargas Semarang menggunakan gas linepack. Dan harapan kami pola operasi seperti ini dapat diterapkan kembali pada momen seperti Turnaround (TA) CPP Gundih pada masa mendatang”, ujar Heri Frastiono. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *