KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso terus mendorong transformasi digital melalui peluncuran Aplikasi Bondowoso Berkah. Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, menegaskan bahwa aplikasi ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi daerah sekaligus memperluas promosi potensi lokal.
Mulai dari sektor pariwisata, budaya, produk unggulan, komoditas hingga potensi desa, seluruhnya diharapkan dapat dikenal lebih luas melalui pemanfaatan teknologi digital.
Aplikasi Bondowoso Berkah juga membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat tanpa harus mengeluarkan biaya untuk memiliki etalase digital sendiri. Sementara bagi wisatawan, platform ini diharapkan menjadi panduan untuk menjelajahi destinasi serta mengenal kekayaan budaya Bondowoso.
Masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui situs web maupun aplikasi Android. Kehadirannya sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun pemerintahan digital yang lebih efektif, efisien, dan aman.
Dalam arahannya, Bupati Abdul Hamid Wahid menekankan bahwa peluncuran aplikasi bukanlah akhir dari pekerjaan, melainkan awal dari tanggung jawab bersama untuk memastikan layanan tersebut terus berjalan dan memberikan manfaat nyata.
Ia meminta Dinas Komunikasi dan Informatika mengawal pengelolaan aplikasi secara konsisten. Seluruh perangkat daerah juga diharapkan aktif menyediakan data yang benar dan memperbaruinya secara berkala agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat dan relevan.
Menurutnya, keberhasilan sebuah aplikasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh keseriusan dalam merawat, mengelola, dan mengembangkan layanan tersebut.
103 Karya Video AI, 128 Peserta Ikuti Lomba PES
Peluncuran Aplikasi Bondowoso Berkah turut diramaikan dengan Lomba Artificial Intelligence (AI) dan Lomba Pro Evolution Soccer (PES). Kedua kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, keterampilan, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Sebanyak 103 karya video berbasis AI dan 128 peserta lomba PES tercatat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Antusiasme ini menunjukkan adanya ruang besar bagi generasi muda Bondowoso untuk terus mengembangkan potensi di bidang digital.
Bupati Abdul Hamid Wahid mendorong para peserta agar memanfaatkan teknologi AI secara positif sebagai alat bantu untuk menghasilkan karya yang lebih baik, kreatif, dan inovatif.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan teknologi perlu diimbangi dengan kreativitas dan pemanfaatan yang bertanggung jawab. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu melahirkan karya yang memberi nilai tambah bagi masyarakat dan daerah.
Melalui Aplikasi Bondowoso Berkah, Pemerintah Kabupaten Bondowoso berharap promosi potensi daerah semakin luas, UMKM memperoleh kesempatan berkembang, sektor pariwisata semakin dikenal, dan pelayanan informasi publik menjadi lebih mudah dijangkau.
Keberlanjutan program ini membutuhkan dukungan semua pihak, mulai dari perangkat daerah, pelaku usaha, generasi muda hingga masyarakat. Dengan kolaborasi dan pembaruan informasi secara berkelanjutan, Bondowoso Berkah diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus memperkenalkan potensi Bondowoso kepada khalayak yang lebih luas.(wan)
