Pameran Koperasi dan UMKM 2019 di Grand City Targetkan Transaksi Rp 6 Miliar

oleh

SURABAYA, kilasjatim.com:- Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali mengelar
Pameran Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) 2019 di Grand City Surabaya mulai 7-11 Agustus 2019. Pameran yang diikuti 282 pedagang dan UMKM ini
menargetkan transaksi Rp6 miliar dengan total 35 ribu pengunjung.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jatim Ahmad Basuki mengatakan, target tersebut naik dibanding 2018 yang menghasilkan transaksi sekitar Rp4 miliar dengan jumlah pengunjung tercatat 32 ribu orang selama pameran.

“Kami optimis jumlah pengunjung akan bertambah. mengingat pelaksanaan tahun lalu mencapai 32 ribu lebih dan sekarang kami menargetkan 35 ribu pengunjung yang hadir, karena untuk tahun ini juga didukung marketplace yang diharapkan menjadi pendorong jumlah pengunjung dan nilai transaksi,” kata Basuki saat jumpa pers di Garden Palace Senin (05/08/2019)

Sementara Yusuf Karim Ungsi
Direktur Utama PT. Amara Satu Raya menyampaikan
Pameran Koperasi & UMKM Expo 2019 kali ini berbeda dari pameran sebelumnya. Tahun ini tema pameran lebih menekankan pada “Revolusi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0”.

“Harapannnya di sini, pameran Koperasi dan UMKM Expo 2019 menjadi wadah bagi seluruh umkm Jawa Timur agar dapat mengembangkan usahanya untuk lebih melek digital dan mampu menghadapi revolusi industri 4.0.” jelas Yusuf.

Pameran yang digelar rutin tahunan ini bertujuan untuk peningkatan omzet dan kenaikan kelas UMKM di Jatim, serta mendorong masuknya UMKM ke jaringan industri marketplace atau daring, sehingga bisa bersaing dan mandiri.

“Untuk tahun ini adalah pameran yang ketujuh, dan dampaknya setiap tahun cukup bagus mendorong omzet dan menciptakan kemandirian UMKM, hal ini terlihat dari indikator kinerja pemerintah Provinsi Jatim,” katanya.

Pameran ini menurut Basuki dimaksudkan mendorong pencapaian target Dinas Koperasi dan UKM dari Pemprov Jatim yang ditargetkan bisa memasukkan sebanyak 1.250 UMUM di dunia daring.

“Kalau total UMKM Jatim yang telah masuk daring mencapai 5.000 UMKM. Dan tahun ini kami ditarget 1.250 UMKM. Sedangkan saat ini masih sekitar 30 persen dari total target yang sudah masuk ke belanja daring,” tegas Basuki.

Serangkaian acara Puncak Hari Koperasi Provinsi Jawa Timur ke 72 yang diawali dengan berbagai lomba bertemakan koperasi dan ukm, sarasehan, pagelaran wayang kulit serta koperasi peduli akan ditutup dengan dibukanya pelaksanaan pameran Koperasi & UMKM Expo 2019 pada tanggal 7 Agustus 2019 di Grand City, Surabaya.

Pameran produk unggulan terbesar di Jawa Timur siap hadir dengan melibatkan 38 Kabupaten/Kota dari seluruh Jawa Timur serta 10 provinsi lain yang terlibat, BUMD, dan beberapa UKM Mandiri. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Koperasi dan UKM mendukung penuh terlaksananya acara ini serta bersinergi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan OPD lain yang turut berpartisipasi dalam acara ini.

Merupakan kali ke-7 pelaksanaan Koperasi dan UMKM Expo 2019, dengan semangat baru mengangkat tema “Reformasi Total Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0” harapannya tema ini dapat memberikan edukasi dan wadah bagi seluruh Koperasi dan UMKM yang ada di Jawa Timur untuk selalu siap menghadapi revolusi industri 4.0 yang semakin mengedepankan Digitalisasi.
Mengingat pentingnya keberadaan Koperasi dan UMKM untuk mendorong kesejahteraan masyarakat, pameran ini merupakan wadah terbaik untuk memperkenalkan dan membuktikan eksistensi Koperasi dan UMKM yang ada di Jawa Timur.

Dari jumlah peserta pameran tahun ini meningkat dari 212 peserta tahun 2018 menjadi 282 peserta di tahun 2019, dengan peserta dari bidang fesyen, aksesoris, furnitur, kerajinan, snack, herbal, kosmetik, olahan makanan, kopi, serta makanan siap saji, dan perbankan. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *