Kota Mojokerto Kekurangan Pengganti Makanan Pokok Beras

oleh
MoA antara DKPP dengan Unibraw dan Paparan Analisis Pola Pangan Harapan (PPH) di Kota Mojokerto. (Ist)

KILASJATIM.COM, Mojokerto – Kota Mojokerto memiliki ketahanan pangan yang baik namun kurang beragam dalam hal umbi-umbian sebagai pengganti makanan pokok beras.

Ini merupakan hasil analisis Pola Pangan Harapan (PPH) di Kota Mojokerto Tahun 2019. Hasil yang didapat dari analisis tersebut adalah Skor PPH sebesar 89,8.

Survei yang dilakukan di tiga Kecamatan dan masing-masing kelurahan di Kota Mojokerto dengan jumlah responden di tiap kelurahan sebanyak 15 orang. Sehingga total jumlah responden sebanyak 270 orang.

“Metode survei dilakukan dengan cara wawancara dengan kuesioner dan pengambilan data melalui Susenas serta menggunakan Aplikasi Khusus untuk PPH,” kata Prof.Dr. Teti Estiasih, STP, MP dari Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang.

BACA JUGA: Gemerlap Undian Simpeda BankJatim 2019 di Mojokerto Total Hadiah Rp12,65 Miliar

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Mojokerto bersama Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang mengadakan MoA (Memorandum of Agreement) dalam Bidang Pendidikan, Pelatihan, Kajian, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), bertempat di Aula DKPP.

Dalam kesempatan itu Unibraw yang diwakili oleh Prof.Dr. Teti Estiasih, STP, MP.

Selanjutnya Kepala DKPP Kota Mojokerto, Drs. R. Happy Dwi Prastiawan, MSi sangat mengapresiasi kegiatan analisis PPH yang dipimpin oleh Prof. Dr. Teti Estiasih, STP, MP bersama tim dan memberikan dukungan penuh terhadap nota kesepakatan bersama antara DKPP Kota Mojokerto dengan Unibraw.

Semoga dengan adanya kerjasama ini dapat memberikan penguatan terhadap ketahanan pangan di Kota Mojokerto dan berdampak pada tumbuhnya kesadaran masyarakat Kota Mojokerto untuk dapat mengonsumsi makanan pokok yang beragam, aman, serta bergizi sebagai pengganti beras.

BACA JUGA: 750 Pelanggan Jaringan Gas Bumi Hadiri Sosialisasi di Mojokerto Warga Semakin Mantap Dialiri Gas Pipa

“Adanya MoA ini juga secara langsung dapat memperkuat program-program DKPP khususnya Bidang Ketahanan Pangan untuk Tahun 2020,” kata Sri Asih, S.Sos, MM selaku Kabid Ketahanan Pangan. (*/kj1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *