John Simeone Pimpin Qantas Kawasan Asia dan Papua Nugini.

oleh

Jakarta, kilasjatim.com: Qantas telah menunjuk John Simeone sebagai Senior Vice President baru, berkedudukan di Singapura, untuk menangani kawasan Asia dan Papua Nugini.

Simeone akan memimpin fungsi komersial, keuangan, dan operasional Qantas di seluruh pasar Asia, kecuali Jepang. Sebelumnya, ia memegang tanggung jawab sebagai Head of Business and Government Sales dan telah memiliki pengalaman ekstensif dalam menangani hubungan komersial Qantas. Berkecimpung selama lebih dari 25 tahun di industri aviasi, Simeone telah menduduki berbagai posisi, termasuk di bidang pengaturan jadwal jaringan, pengaturan batas harga, pengembangan pariwisata, dan operasi awak kabin.

Simeone bergabung dengan tim Singapura di ambang bergulirnya berbagai momen penting. Antara lain, Qantas akan segera meresmikan Business Lounge­-nya di bandara Changi yang baru saja diperluas, disusul oleh First Lounge baru di bulan November. Selain itu, pesawat Airbus A380 dengan rute yang melewati Singapura juga sedang mengalami pembaruan kabin besar-besaran. A380 pertama dengan kabin baru tersebut akan mulai melayani pelanggan pada bulan September. Simeone juga akan bekerja dengan sejumlah mitra bisnis di kawasan untuk memperkenalkan model distribusi terbaru maskapai pada bulan Agustus.

Menyambut tanggung jawab barunya, Simeone berkata bahwa ia telah menantikan kesempatan untuk membantu memperkuat nama besar Qantas dan menjalin hubungan dengan para mitra di Asia.

“Dengan kembalinya penerbangan A380 pada bulan Maret silam, Singapura akan sekali lagi menjadi hub utama Qantas di Asia. Qantas Group telah mendedikasikan setengah kapasitasnya untuk melayani kawasan ini. Angka ini meningkat 30% dibanding tujuh tahun lalu,” kata Simeone.

“Asia adalah sebuah kawasan yang teramat penting bagi Qantas, baik dari sisi geografis maupun bisnis. Saya tak sabar untuk bekerja bersama para pelanggan dan mitra kerja di seluruh kawasan, apalagi dengan banyaknya momen penting dan inisiatif baru yang menanti untuk diperkenalkan,” lanjutnya.

“Sekarang adalah waktu terbaik untuk bepergian bersama Qantas, karena kami memiliki banyak hal baru yang akan kami hadirkan, mulai dari perluasan lounge, pembaruan kabin, hingga pertumbuhan jaringan bersama maskapai mitra,” lanjutnya.

Saat ini, Qantas telah mengoperasikan lebih dari 140 penerbangan pulang-pergi antara Asia dan Australia, dengan menggunakan perpaduan armada A380, A330, 737, dan 787. Qantas juga mengoperasikan penerbangan antara Singapura dan London, dan dengan kekuatan jaringan kemitraannya, Qantas menawarkan koneksi tanpa batas di sepanjang kawasan bersama Jetstar Asia.

Sementara itu, Benjamin Tan, mantan Senior Vice President Qantas untuk Asia, kini menduduki posisi di luar Qantas setelah empat tahun bersama maskapai. kj4 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *