KILASJATIM.COM, Surabaya – Untag Surabaya terus mengakselerasi langkah menuju universitas berkelas dunia melalui program International Media Connect 2025 yang digelar di Malaysia pada 28–30 November. Program ini merangkum dua agenda strategis sekaligus: pemantapan kerja sama akademik dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) dan pertemuan media bersama perwakilan jurnalis Indonesia untuk memperkuat eksposur global kampus.
Dalam kolaborasi dengan UTHM, kedua institusi sepakat mengembangkan kerja sama di bidang akademik, penelitian, hingga pertukaran mahasiswa. Kesepakatan ini sekaligus menjadi landasan penguatan jejaring internasional Untag Surabaya.
Wakil Rektor II Untag Surabaya, Supangat, Ph.D., ITIL., COBIT, CLA., CISA., menegaskan bahwa kegiatan ini sangat relevan dengan upaya kampus mencapai target World Class University. “Kampus yang ingin meraih status internasional harus kuat dalam reputasi, jaringan, kolaborasi, dan visibility. Media gathering membantu memperkuat semua aspek tersebut dari sisi komunikasi publik. Media berperan penting memperkenalkan capaian kampus kepada publik luas, calon mahasiswa, dan mitra global. Komunikasi yang konsisten akan meningkatkan kepercayaan dan daya saing Untag Surabaya, ” terang Supangat.
Rektor Untag Surabaya, Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., memberikan apresiasi kepada jurnalis yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh teman media yang selalu menyampaikan perkembangan Untag Surabaya. Keberhasilan kami menjadi pilihan masyarakat tidak lepas dari peran media. Semoga tahun depan kerja sama ini terus berlanjut,” kata Prof. Nugroho.
Willy Irawan, perwakilan media yang hadir, juga memberikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Untag Surabaya. “Kami berterima kasih atas apresiasi kepada kerja keras teman-teman media. Sinergi dengan institusi pendidikan sangat penting untuk menghadirkan informasi yang edukatif bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Untag Surabaya menegaskan komitmennya memperkuat jejaring global dan meningkatkan visibilitas internasional. Langkah ini menjadi modal penting dalam mempercepat transformasi menuju universitas berdaya saing dunia.(tok)





