KILASJATIM.COM, Surabaya — Petinju senior Roy Tua Manihuruk sukses merebut sabuk juara tinju kelas menengah nasional usai mengalahkan Wellem Reyk melalui kemenangan teknis (TKO), Sabtu malam (26/7), di Sport Center Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Surabaya.
Pertarungan sengit berlangsung selama enam ronde sebelum akhirnya Reyk menyatakan tidak mampu melanjutkan pertandingan jelang ronde ketujuh. Dengan hasil ini, Roy Tua kembali menegaskan dominasinya di ring tinju nasional.
“Tahun ini semua saya ratakan. Saya selalu bisa memenangi pertarungan dengan KO,” tegas Roy Tua usai pertandingan.
Petinju berusia 39 tahun itu menyebutkan bahwa kunci dari keberhasilannya adalah persiapan yang matang dan konsistensi dalam latihan.
“Kerja keras dan latihan. Tidak ada yang lebih hebat tanpa latihan. Semua ini dari persiapan yang matang,” ujarnya.
Kemenangan ini juga menjadi laga penutup dalam ajang JBRX Vol 2, yang mempertemukan enam partai, lima di antaranya melibatkan petinju dari kalangan influencer.
Promotor JBRX Vol 2, Andhi Jabriks menyatakan bahwa ajang ini tidak hanya menyuguhkan hiburan bagi publik, tetapi juga diharapkan mampu menjadi wadah pencarian bakat petinju muda di Jawa Timur.
“Kami mengharapkan dengan adanya ajang tinju JBRX ini, nantinya bisa muncul petinju-petinju muda yang hebat dari Surabaya dan kota-kota lainnya di Jatim,” ujar Andhi, yang bernama asli Andhi Iswahyudi.
Senada dengan itu, Roy Tua turut memberi pesan inspiratif bagi generasi penerus.
“Jangan kalian malas latihan. Sebab, latihan adalah kunci dari kesuksesan,” pesannya.
Setelah kemenangan ini, Roy Tua mengonfirmasi akan mempersiapkan diri untuk tampil dalam ajang internasional yang belum diumumkan secara resmi.(kar)

