KILASJATIM.COM, Banyuwangi –
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mempercepat pelaksanaan Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Percepatan tersebut dilakukan dengan memfasilitasi pemanfaatan aset daerah untuk pembangunan kantor koperasi di desa dan kelurahan, sebagai upaya penguatan ekonomi kerakyatan.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyatakan, dukungan berupa penyediaan lahan milik pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen Pemkab Banyuwangi dalam menyukseskan program nasional berbasis koperasi tersebut. Salah satu wujud konkret dukungan itu adalah pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karangrejo, yang berdiri di atas lahan aset Pemkab Banyuwangi di area Kantor Kelurahan Karangrejo.
“Aset Pemkab bisa digunakan untuk bangunan kantor KMP guna percepatan program ekonomi kerakyatan ini. Ini merupakan bentuk dukungan Pemkab terhadap program prioritas Presiden,” ujar Ipuk, Jumat (2/1/2026).
Ipuk menambahkan, selain di Kelurahan Karangrejo, sejumlah desa dan kelurahan lain di Banyuwangi juga telah mengajukan permohonan penggunaan aset Pemkab untuk pembangunan kantor Koperasi Merah Putih.
“Saat ini juga ada beberapa desa yang mengajukan penggunaan aset Pemkab untuk pembangunan KMP,” katanya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya menyampaikan bahwa pelaksanaan groundbreaking Kantor Koperasi Merah Putih di Kelurahan Karangrejo merupakan titik ke-82 pembangunan KMP yang difasilitasi oleh Kodim bersama Pemkab Banyuwangi dan pemerintah desa.
“Dukungan Pemkab dan pemerintah desa sangat membantu percepatan pembangunan fisik Koperasi Merah Putih di Banyuwangi, terutama terkait ketersediaan lahan,” ujar Triyadi.
Ia menargetkan, hingga akhir Januari 2026 akan ada tambahan enam kantor Koperasi Merah Putih baru yang berdiri di Banyuwangi. Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat perekonomian masyarakat, khususnya di tingkat desa dan kelurahan.








