Sambut Konferensi PWI Jatim, PWI Madura Raya Perkuat Solidaritas dan Usung Tiga Agenda Strategis

oleh -313 Dilihat

KILASJATIM.COM, Pamekasan – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) se-Madura Raya mengukir sejarah baru melalui gelaran konsolidasi bersama menjelang Konferensi PWI Jawa Timur. Kegiatan strategis ini berlangsung di Azana Style Hotel Madura pada Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema “PWI se-Madura Bersatu, Profesi Wartawan Makin Bermutu”, pertemuan lintas kabupaten ini dihadiri oleh jajaran ketua, sekretaris, dan pengurus PWI dari empat kabupaten di Pulau Madura, yakni Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Momentum Sejarah dan Tiga Isu Utama PWI Madura Raya

Ketua PWI Pamekasan, Khairul Anam, menyampaikan bahwa konsolidasi ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas sekaligus menyamakan persepsi dan aspirasi anggota menjelang agenda besar Konferensi PWI Jatim.

“Ini merupakan pertemuan pertama. Setelah saya tanya-tanya barusan, bisa dikatakan ini adalah sejarah. PWI di empat kabupaten di Madura berkumpul untuk membicarakan bagaimana PWI Madura Raya ini lebih baik ke depannya,” ujar Anam, Kamis (22/10/2026).

Anam membeberkan, terdapat tiga isu pokok yang dibahas dalam forum tersebut:

  1. Pembenahan Administrasi Keanggotaan: Percepatan proses pendaftaran anggota baru, penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA), serta perpanjangan keanggotaan.

  2. Keterwakilan Pengurus: Mendorong adanya representasi wartawan Madura dalam kepengurusan PWI Jawa Timur mendatang.

  3. Agenda Bersama HPN 2027: Rencana kolaborasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2027 tingkat Madura Raya.

Anam menegaskan bahwa keberadaan pengurus PWI Jatim asal Madura sangat krusial untuk menjembatani aspirasi daerah.

“Selama ini kan tidak ada representasi, setidaknya di beberapa tahun terakhir, empat tahun terakhir enggak ada representasi dari Madura yang jadi pengurus PWI Jatim,” ungkapnya.

Dorong Keterwakilan di PWI Jatim dan Agenda HPN 2027

Ketua PWI Sampang, Hanggara Pratama Syahputra, menyambut positif konsolidasi ini dan berharap ajang silaturahmi tersebut menjadi tradisi organisasi yang rutin dilakukan.

Baca Juga :  PWI Sumenep Gelar Ziarah ke Makam Wartawan Senior Sambut HPN 2025

Hanggara menekankan pentingnya keterwakilan pengurus dari Madura di tingkat provinsi agar kebutuhan organisasi di daerah terakomodasi secara optimal.

“Artinya, agar PWI di Madura Raya di empat kabupaten tidak dipandang sebelah mata. Segala kebutuhan dapat difasilitasi untuk memajukan nama PWI di semua daerah Jawa Timur,” tegas Hanggara.

Mengenai peringatan HPN 2027, Hanggara mengusulkan agar perayaan bersama tingkat Madura Raya dapat digelar setelah seluruh rangkaian acara HPN di tingkat kabupaten rampung diselenggarakan.

Soroti Kendala KTA dan Wacanakan Pertemuan Rutin

Dalam kesempatan yang sama, Ketua PWI Sumenep, Faisal Warid, menyoroti lambatnya proses administrasi penerbitan dan perpanjangan KTA di tingkat pengurus wilayah maupun pusat.

“Karena sangat aneh ketika misalnya otoritasnya di PWI Jatim dalam menerbitkan kartu ternyata butuh juga bertahun-tahun nggak betul-betul klir,” tutur Warid.

Untuk menjaga komitmen kebersamaan ini, Warid mengusulkan agar konsolidasi PWI Madura Raya dijadikan agenda rutin tiga bulanan guna mempererat komunikasi dan memantau perkembangan program kerja bersama.