Peduli Anak Berkebutuhan Khusus, FKG Universitas Ciputra Gelar Layanan Kesehatan dan Edukasi Anti-Bullying

oleh -317 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sebanyak 100 peserta dari komunitas inklusif mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyuluhan edukatif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang digelar oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Ciputra Surabaya (FKG UC). Acara yang berlangsung hangat di Yayasan Aora Wistara, Surabaya ini berfokus pada pemeriksaan kesehatan gigi, mulut, telinga, hingga edukasi pencegahan perundungan (bullying).

Program ini digagas untuk memperluas akses layanan kesehatan bagi kelompok inklusif, khususnya Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Selain rentan terhadap isu kesehatan medis, kelompok ini dinilai membutuhkan perhatian ekstra terkait pemenuhan perlindungan dari risiko perundungan di lingkungan sekitar.

Kolaborasi Multidisiplin Antar Perguruan Tinggi

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antar-akademisi. Koordinator Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat FKG Universitas Ciputra Surabaya, drg. Yessy Andriani F., menyampaikan bahwa program ini mengandeng berbagai pihak ahli medis lintas perguruan tinggi.

Tim medis yang terlibat merupakan kolaborasi dari:

  1. Fakultas Kedokteran Universitas Ciputra Surabaya (FK UC)
  2. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Negeri Surabaya (FKG UNESA)
  3. Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah (FKG UHT)
  4. Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FK UWKS).

“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi masyarakat sekitar kampus, tetapi juga bagi komunitas inklusif. Anak berkebutuhan khusus adalah kelompok yang rentan mengalami perundungan. Selain itu, pemahaman mengenai kesehatan gigi dan penanganan darurat gigi perlu diperkuat agar peserta maupun pendamping dapat mengenali masalah kesehatan yang membutuhkan pertolongan segera,” ujar drg. Yessy.

Layanan Kesehatan Komprehensif dan Edukasi Anti-Bullying

Dalam aksi sosial ini, para peserta mendapatkan serangkaian pemeriksaan dan penyuluhan dari para pakar:

Pemeriksaan Telinga & Kesehatan Umum: Tim FK UC menerjunkan tenaga medis untuk memeriksa kondisi telinga peserta guna mendeteksi dini masalah pendengaran yang memerlukan penanganan lanjutan.

Baca Juga :  BKGN 2022 Dukung Masyarakat Surabaya Pulihkan Kebiasaan Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut demi Senyum Sehat Indonesia

Edukasi Gigi Anak & Ortodonti: drg. Evy A. Syagran, Sp.KGA., M.M. (FKG UNESA) memberikan penyuluhan kesehatan gigi anak, disusul oleh Dr. Wahyuni D. Parmasari, drg., Sp.Ort., M.Si. (FK UWKS) yang memaparkan pentingnya perawatan gigi dari perspektif ortodonti.

Kesehatan Rongga Mulat: drg. Dwi Setianingtyas, Sp.PM(K) (FKG UHT) menyampaikan materi mengenai penyakit mulut menggunakan bahasa yang sederhana, ramah anak, dan interaktif agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Penyuluhan Anti-Bullying: Bekerja sama dengan FK UC, edukasi psikososial ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah bagi ABK.

Komitmen Berkelanjutan untuk Komunitas Inklusif

Ketua Yayasan Aora Wistara, Yusis Ernani Novalita, mengapresiasi dan menyambut baik kepedulian FKG UC beserta mitra perguruan tinggi lainnya. Ia menilai kesempatan pemeriksaan langsung dan edukasi interaktif ini sangat berharga bagi peserta serta pendamping ABK.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Ke depannya, FKG Universitas Ciputra Surabaya berkomitmen untuk terus menggelar program inklusif serupa secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak mitra profesional.(ara)