Tempong Sri Dewi Minta Maaf, Polisi Sita Tabung LPG 50 Kg

oleh -45 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
Foto: Ist

KILASAJTIM.COM, Surabaya – Tempong Sri Dewi menyampaikan permintaan maaf setelah ledakan terjadi di outletnya di kawasan San Antonio, Pakuwon City, Surabaya. Ledakan yang terjadi Selasa (6/10/2026) pagi itu merusak sejumlah ruko dan kendaraan di sekitar lokasi.

Permintaan maaf disampaikan manajemen Tempong Sri Dewi melalui media sosial pada Selasa malam.

“Se­genap manajemen dan keluarga besar Tempong Sri Dewi ingin menyampaikan permintaan maaf dari lubuk hati yang paling dalam atas segala dampak dan kesulitan yang timbul akibat kejadian hari ini,” tulis manajemen yang dikutip dari media sosial @ntsridewi.

Tangkapan layar @nstsridewi

Manajemen juga menyampaikan keprihatinan kepada warga dan masyarakat yang terdampak. Mereka mengakui insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran, kerugian, dan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.

Tempong Sri Dewi menyatakan tengah menghubungi pihak-pihak yang terdampak dan mengupayakan penyelesaian atas kejadian tersebut. Manajemen berharap kondisi di sekitar lokasi segera kembali aman dan pulih.

Di sisi lain, polisi masih menyelidiki penyebab ledakan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan tim gabungan Satreskrim Polrestabes Surabaya, Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim, Unit Identifikasi Satreskrim Polrestabes Surabaya, serta Bidlabfor Polda Jatim.

Kasi Identifikasi Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Sukris Tri Hartanto mengatakan olah TKP selesai sekitar pukul 13.28 WIB.

Dari lokasi, polisi mengamankan satu tabung LPG berkapasitas 50 kilogram beserta perangkatnya. Polisi juga menyita beberapa kompor gas satu tungku dan satu kipas angin.

“Tabung gasnya satu,” kata Sukris.

Tabung LPG tersebut ditemukan di bagian belakang ruko, tepatnya di area dapur lantai satu.

Sukris mengatakan penyebab ledakan belum dapat dipastikan. Tim Bidlabfor Polda Jatim masih menganalisis temuan dari lokasi kejadian.

Ledakan terjadi sekitar pukul 07.42 WIB di ruko restoran kawasan Perumahan San Antonio, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya.

Baca Juga :  Pejambret Spesialis Tas Wanita yang Beraksi 11 Lokasi di Surabaya Ditangkap 

Ledakan tersebut menyebabkan sejumlah ruko di sekitar lokasi mengalami kerusakan. Beberapa kendaraan yang terparkir di depan ruko, baik mobil maupun sepeda motor, juga dilaporkan rusak. (cit)