Lebih dari 50 Persen Wisudawan K3 Unusa Sudah Bekerja

oleh -39 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Lebih dari 50 persen mahasiswa Program Studi D-IV Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) tercatat telah bekerja sebelum mengikuti wisuda ke-22 Unusa, Selasa (29/9/2026). Ini menunjukkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja yang dibangun sejak masa perkuliahan. Mahasiswa D-IV K3 juga dibekali sertifikasi kompetensi Ahli K3 Muda dari LSP Unusa sebagai salah satu pendukung kesiapan profesional.

Mahasiswa D-IV K3 Unusa, Zulfi Ahmad Ruhan, mengatakan materi perkuliahan yang diterima relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, sejumlah mata kuliah juga memberikan pengalaman praktik secara detail. “Karena saya aktif di FMK3N, jadi sering berbagi cerita dengan rekan-rekan dari kampus lain. Ada beberapa mata kuliah di Unusa yang tidak ada di kampus lain. Bahkan kampus negeri, jadi saya merasa beruntung bisa masuk di K3 Unusa,” kata Zulfi.

Zulfi sendiri telah bekerja di sebuah perusahaan bidang keramik dan kaca di Cikarang. Sementara mahasiswa lainnya, Naufal Bafiq Belvatrivano, telah diterima bekerja di perusahaan batu bara di Kalimantan Utara meski belum menerima ijazah.

Selain mahasiswa K3, pengalaman bekerja sebelum lulus juga dialami wisudawan S1 Gizi Unusa, Anis Nailun. Ia bekerja sebagai petugas gizi di bawah naungan Pemerintah Kota Surabaya sejak Januari 2024, sembari menyelesaikan studi alih jenjang dari D3 ke S1 Gizi.

Anis mengaku pengalaman bekerja justru membantunya menghubungkan materi perkuliahan dengan kondisi di lapangan.
“Setelah kuliah S1 di Unusa, saya merasa mendapatkan perspektif baru tentang gizi. Jadi bukan hanya ilmu yang saya dapatkan saat D3, tetapi ada pemahaman baru yang kemudian bisa saya terapkan juga di tempat kerja,” tutur Anis.

Baca Juga :  Gending Tradisional Banyuwangi Resmi Terdaftar sebagai Ekspresi Budaya

Pada wisuda ke-22 tersebut, Unusa mewisuda 1.038 mahasiswa. Di antaranya terdapat 14 wisudawan non-Muslim, dengan 11 orang atau 78,6 persen meraih predikat lulus sangat memuaskan.

Rektor Unusa, Prof. Ir. Tri Yogi Yuwono, menyampaikan tiga pesan kepada para lulusan sebelum memasuki dunia profesional dan kehidupan bermasyarakat.
Pesan pertama adalah ketekunan dan kerja keras. Menurutnya, lulusan akan menghadapi lingkungan kerja yang kompetitif sehingga kemampuan akademik perlu disertai kedisiplinan dan daya juang. “Orang yang tekun dan rajin akan selalu mengalahkan orang pintar yang malas,” tegas Prof. Tri Yogi.

Pesan kedua adalah menjaga integritas, adab, dan empati. Ia menilai kompetensi profesional perlu berjalan bersama nilai moral, terutama di tengah perkembangan kecerdasan buatan dan disrupsi teknologi. “Teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan sentuhan hati manusia, rasa empati, dan solidaritas sosial,” katanya.

Pesan ketiga, Prof. Ir. Tri Yogi Yuwono meminta para lulusan tidak melupakan jasa orang tua dan keluarga yang telah mendukung perjalanan pendidikan mereka. “Jangan pernah lupakan jasa mereka. Kesuksesan karier kalian ke depan akan sangat tergantung pada seberapa besar kalian berbakti dan menghormati orang tua,” tutup Prof. Tri Yogi.(tok)