KILASJATIM.COM, Jakarta – Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi 14 jenazah korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8. Belasan jenazah itu ditemukan di ruang buritan lambung kanan kapal pada hari ke-12 pencarian, Kamis (24/9).
Evakuasi dilakukan oleh penyelam TNI Angkatan Laut (AL), Basarnas, dan Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI). Sebanyak 14 jenazah dievakuasi melalui tiga tahap penyelaman.
Dinas Penerangan Komando Armada II (Koarmada II) menjelaskan, tujuh jenazah ditemukan pada penyelaman tahap pertama. Satu jenazah kemudian dievakuasi pada tahap kedua.
“Pada penyelaman tahap pertama, tujuh jenazah berhasil dievakuasi. Selanjutnya pada penyelaman tahap kedua, satu jenazah kembali berhasil dievakuasi,” terang Dinas Penerangan Koarmada II dalam keterangannya, Jumat (25/9).
Untuk membuka akses menuju korban, penyelam harus memecahkan kaca bagian buritan lambung kanan kapal pada tahap kedua.
Penyelaman dilanjutkan ke tahap ketiga. Enam jenazah kembali ditemukan dan dievakuasi dari dalam kapal.
Seluruh 14 jenazah yang ditemukan dalam tiga tahap penyelaman tersebut berjenis kelamin laki-laki.
Setelah dievakuasi, tiga dari 14 jenazah dibawa ke KRI I Gusti Ngurah Rai-332. Jenazah kemudian diterbangkan menggunakan Helikopter HS-1311 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarmasin.
Sementara itu, 11 jenazah lainnya dibawa menggunakan KN SAR Pacitan untuk mendapat penanganan lebih lanjut sesuai prosedur.
Dalam operasi pencarian tersebut, TNI AL mengerahkan KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Sultan Iskandar Muda-367, serta Helikopter HS-1311.
Sebanyak 45 prajurit TNI AL juga dilibatkan. Mereka terdiri atas 35 prajurit Satkoppeba dan 10 prajurit Satkopaska Koarmada II.
Dinas Penerangan Koarmada II mengatakan seluruh proses pencarian dan evakuasi dilakukan dengan mengutamakan sinergi, kehati-hatian, serta keselamatan personel yang terlibat.
Operasi SAR masih menjadi bagian dari upaya penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang dilakukan bersama oleh unsur terkait. (cit)
