KILASJATIM.COM, Jember – Sebuah bangunan fisik yang difungsikan sebagai Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) di kawasan Pantai Puger, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mendadak menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial.
Bangunan beratap merah tersebut terlihat berdiri sangat dekat dengan bibir pantai. Lokasinya yang menghadap langsung ke laut membuat keberadaan bangunan itu memunculkan pertanyaan dari masyarakat, terutama terkait aspek keselamatan dan potensi abrasi di kawasan pesisir.
Video yang memperlihatkan bangunan tersebut diunggah oleh akun TikTok @explorejember2. Dalam rekaman, bangunan Kopdes tampak berada di area yang berdekatan dengan garis pantai dan langsung berhadapan dengan gelombang laut.
Pemilihan lokasi pembangunan tersebut kemudian memancing beragam respons dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan alasan penempatan bangunan koperasi di kawasan yang dinilai memiliki risiko terhadap ancaman abrasi maupun gelombang tinggi.
Kolom komentar unggahan tersebut juga dipenuhi berbagai tanggapan bernada jenaka. Salah satu akun, @kikiii, menulis, “iki gawe tameng tsunami ta?”
Sementara akun @veny memberikan komentar bernuansa candaan, “sg blonjo runu nyi roro Kidul+nyi blorong”.
Komentar lain turut mempertanyakan fungsi bangunan tersebut. Akun @Ny Al Jasir menulis, “dan knp semua kopdes rata” gak buka..”, sedangkan akun @Audrey menyampaikan keheranannya terhadap lokasi bangunan.
“fungsi dia tuh sebenarnya apa sih, bangunannya ditempat yg gk bisa dipikir pakai logika,” tulisnya.
Sorotan warganet tidak hanya berkaitan dengan keberadaan bangunan yang berada di dekat bibir pantai, tetapi juga menyangkut aspek perencanaan dan pemanfaatan kawasan pesisir.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak pengelola koperasi maupun instansi terkait mengenai dasar perencanaan, pertimbangan tata ruang, serta aspek mitigasi risiko dalam pembangunan bangunan Kopdes di kawasan Pantai Puger tersebut.(wan)
