Bromo Dibuka Lagi Besok 20 Agustus, Wisatawan Diminta Waspadai Api

oleh -288 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (Foto: dok kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Malang – Kawasan wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk wisatawan mulai Kamis (20/8/2026) pukul 00.01 WIB. Pembukaan dilakukan setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dinyatakan padam dan petugas memastikan kondisi kawasan aman untuk dikunjungi.

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan keputusan membuka kembali kawasan Bromo diambil setelah evaluasi dan pemantauan bersama tim gabungan.

“Berdasarkan hasil evaluasi, maka Gunung Bromo dibuka untuk wisatawan mulai Kamis, 20 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB,” kata Rudijanta dalam keterangan tertulis, Rabu (19/8/2026).

Sebelum dibuka, petugas melakukan pendinginan, penyisiran, dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Api yang membakar kawasan TNBTS telah dinyatakan padam total pada Jumat (14/8/2026) pagi. Meski begitu, petugas tetap memantau sejumlah titik panas yang berpotensi kembali menjadi titik api.

Karhutla tersebut berdampak cukup luas. Berdasarkan data TNBTS, sekitar 1.121,66 hektare lahan terdampak kebakaran selama insiden yang berlangsung hampir dua pekan.

Dengan dibukanya kembali kawasan Bromo, TNBTS meminta wisatawan, pelaku jasa wisata, dan masyarakat tetap mengikuti arahan petugas.

Pengunjung dilarang melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuat perapian atau api unggun serta membuang puntung rokok sembarangan.

“Tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran seperti membuat perapian atau api unggun, membuang puntung rokok maupun benda lain yang berpotensi menjadi sumber api,” ujar Rudijanta.

Wisatawan juga diminta menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan. Jika menemukan asap, bara, atau indikasi kebakaran, pengunjung diminta segera melaporkannya kepada petugas.

Imbauan tersebut menjadi penting karena kawasan Bromo baru saja melewati kebakaran yang menghanguskan lebih dari seribu hektare lahan.

Baca Juga :  Diikuti 50 Ribu Mitra, Gojek Gelar Festival Merah Putih

Kawasan wisata Bromo sebelumnya ditutup sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB. Penutupan dilakukan setelah kebakaran yang pertama kali dilaporkan pada Senin (3/8/2026) di Blok Bantengan meluas ke sejumlah wilayah TNBTS.

Penutupan diberlakukan untuk menjamin keselamatan wisatawan sekaligus memberi ruang bagi petugas melakukan pemadaman dan penanganan kebakaran.

Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan, penyisiran, dan pemantauan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu api.

Kini akses wisata Bromo kembali dibuka. Namun, pembukaan kawasan tidak berarti kewaspadaan berakhir. Pengunjung diminta ikut menjaga agar kawasan yang baru saja pulih dari karhutla tidak kembali terbakar.

“Mari kembali menikmati Bromo dengan tetap menjaga keselamatan dan kelestarian kawasan,” pungkas Rudijanta. (cit)