KILASJATIM.COM, Bogor – Timnas Indonesia menelan kekalahan telak 0-3 dari Vietnam pada laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (3/8) malam WIB. Hasil ini membuat langkah Garuda menuju semifinal semakin berat dan harus ditentukan pada laga terakhir melawan Singapura.
Vietnam langsung menekan sejak awal pertandingan dan membuka keunggulan pada menit keenam. Berawal dari kombinasi Nguyen Hai Long dan Nguyen Hoang Duc, Nguyen Van Vi lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal diantisipasi Nadeo Arga Winata.
Indonesia sempat merespons enam menit kemudian. Mitchell Baker yang menerima umpan terobosan Ivar Jenner melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun bola masih terlalu lemah dan mudah diamankan kiper Patrik Le Giang.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Indonesia kembali kebobolan pada menit ke-15. Nguyen Hai Long memanfaatkan umpan Le Pham Thanh Long untuk melakukan solo run dari sisi kiri sebelum menaklukkan Nadeo lewat sepakan mendatar. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia berusaha bangkit. Thom Haye memperoleh peluang emas pada menit ke-58, tetapi tembakannya berhasil diamankan Le Giang. Enam menit berselang, sundulan Mitchell Baker yang memanfaatkan umpan Eliano Reijnders juga belum menemui sasaran.
Vietnam memastikan kemenangan pada menit ke-71. Nguyen Hoang Duc mengirim umpan terobosan yang diselesaikan Nguyen Xuan Son. Penyerang naturalisasi kelahiran Brasil itu lolos dari jebakan offside sebelum menaklukkan Nadeo lewat sepakan mendatar untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Indonesia hampir memperkecil ketertinggalan menjelang laga usai. Pada menit ke-88, sundulan Rizky Eka yang memanfaatkan umpan silang Tim Geypens masih mampu ditepis Le Giang.
Skor 3-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kekalahan ini mengubah peta persaingan Grup A. Vietnam memimpin klasemen dengan tujuh poin dari tiga pertandingan, unggul selisih gol atas Singapura yang berada di posisi kedua. Indonesia turun ke peringkat ketiga dengan koleksi enam poin.
Dengan kondisi tersebut, laga melawan Singapura pada 7 Agustus menjadi penentuan bagi skuad Garuda. Kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga peluang lolos ke semifinal, sementara hasil selain menang akan mengakhiri langkah Indonesia di Piala AFF 2026. (cit)
