Logo PKKMB 2026 Diluncurkan, Untag Surabaya Bidik Generasi Global

oleh -319 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi meluncurkan tema dan logo Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 bertajuk: Empowering Global Generation. Peluncuran ini menandai dimulainya persiapan penyambutan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 sekaligus menegaskan komitmen kampus menuju World Class University 2030.

Ketua Pelaksana PKKMB 2026 Untag Surabaya yang juga Wakil Dekan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas, Yusrida Muflihah, S.Kom., M.Kom., mengatakan tema tersebut dirancang untuk membekali mahasiswa baru dengan kompetensi yang dibutuhkan di tingkat global. “Melalui PKKMB 2026, mahasiswa baru akan didorong memiliki global mindset, literasi digital, kemampuan berkolaborasi lintas budaya, daya saing internasional, serta kepekaan terhadap berbagai isu global,” terang Yusrida.

Logo PKKMB 2026 menampilkan ilustrasi globe sebagai simbol perjalanan Untag Surabaya menuju universitas berkelas dunia. Sembilan warna pada logo merepresentasikan mahasiswa dari sembilan fakultas yang dipersatukan untuk tumbuh dan bersaing di level internasional.

Sebagai inovasi, Untag Surabaya juga meluncurkan aplikasi Owly Quest yang dapat diunduh melalui App Store dan Play Store. Aplikasi ini menjadi media interaktif bagi mahasiswa baru untuk memperoleh informasi sekaligus mengikuti permainan edukatif seputar PKKMB.

Selain itu, PKKMB 2026 akan menghadirkan robot sebagai bagian dari pengenalan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan digitalisasi sejak awal perkuliahan. “Kehadiran teknologi robotik ini merupakan wujud nyata pengenalan AI dan digitalisasi kepada mahasiswa baru sejak awal mereka memasuki dunia perkuliahan,” kata Yusrida.

Meski mengusung semangat internasionalisasi, PKKMB Untag Surabaya 2026 tetap mengedepankan nilai nasionalisme, patriotisme, dan budaya Nusantara sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa.(tok)

Baca Juga :  Jejak Berlage di Gedung Singa Dibedah Dalam Kuliah Internasional di Untag Surabaya