KILASJATIM.COM, Surabaya – Kota Surabaya terus memperkuat posisinya sebagai pusat pendidikan sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional. Menjawab perkembangan kebutuhan masyarakat urban, PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) menghadirkan kawasan terpadu Urbanova di Surabaya Timur dengan konsep mixed-use berbasis Edu Hub Ecosystem.
Kawasan ini dikembangkan sebagai solusi atas perubahan gaya hidup masyarakat modern yang membutuhkan lingkungan terintegrasi untuk tinggal, belajar, bekerja, berolahraga, hingga menikmati fasilitas komersial dalam satu kawasan yang saling terkoneksi.
Berbeda dengan pengembangan properti konvensional, Urbanova menggabungkan fungsi hunian, pendidikan, bisnis, gaya hidup, hingga fasilitas publik dalam satu ekosistem kawasan. Konsep tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan kawasan yang efisien, produktif, sekaligus mendukung masa depan keluarga.
Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk, Mohammad Prapanca mengatakan Urbanova bukan sekadar proyek properti, tetapi langkah strategis untuk menghadirkan ekosistem kota masa depan berbasis pendidikan di Surabaya Timur.
“Urbanova bukan sekadar proyek properti, melainkan sebuah ecosystem yang mensinergikan pendidikan, bisnis, lifestyle, dan hunian dalam satu kawasan. Kami melihat konsep ini memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kawasan yang efisien, produktif, dan terkoneksi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Menurut Prapanca, konsep Edu Hub telah berkembang di berbagai kota dunia dan terbukti menjadi katalis pertumbuhan ekonomi kawasan. Urbanova disebut terinspirasi dari sejumlah kawasan global seperti One-North di Singapura, Dubai Knowledge Park, hingga kawasan pendidikan dan teknologi di Boston, Amerika Serikat.
Urbanova dibangun di atas lahan seluas 23 hektare di kawasan strategis Surabaya Timur yang dikelilingi ekosistem pendidikan dan industri. Dalam radius sekitar 5 hingga 20 menit, terdapat sejumlah perguruan tinggi besar seperti UPN Veteran Jawa Timur, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Pelita Harapan, hingga Universitas Surabaya.
Selain itu, kawasan ini juga didukung keberadaan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang menjadi pusat aktivitas ratusan perusahaan dan puluhan ribu pekerja.
Direktur PT DMS Propertindo Tbk, Kemal Pratama menjelaskan, kawasan tersebut memiliki potensi captive market yang besar, baik dari kalangan mahasiswa maupun pekerja industri.
“Secara kumulatif kawasan ini memiliki potensi student demand lebih dari 64 ribu mahasiswa. Selain itu, terdapat sekitar 267 perusahaan di kawasan SIER dengan hampir 46 ribu pekerja. Kombinasi ekosistem pendidikan dan industri ini memberikan potensi pasar yang kuat bagi pengembangan residensial maupun area komersial Urbanova,” ujarnya usai penandatanganan nota kesepahaman kerja sama operasi (KSO) antara PT DMS Propertindo Tbk dengan PT Art Design Indonesia (ADI) di kawasan Gunung Anyar, Surabaya.
Ia berharap kehadiran Urbanova tidak hanya memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membawa manfaat sosial ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.
Urbanova nantinya akan menghadirkan berbagai fasilitas terintegrasi mulai dari area residensial seperti Smart Coho, Avantgarda Coho, hingga Supreme Coho. Selain itu, tersedia pula area komersial dan bisnis yang meliputi Business Hub Stand Alone, Communal Business Hub, Buzz, Event Space, hotel, hingga showroom.
Perseroan juga menyiapkan berbagai fasilitas publik dan pendukung seperti tempat ibadah, rumah sakit, serta Chung Chung Christian International School sebagai bagian dari pengembangan kawasan.
Direktur Urbanova, Tatang Sukmana menjelaskan, pada tahap awal pengembangan akan difokuskan pada pembangunan area komersial yang ditargetkan mulai dibangun pada September 2026 dengan nilai investasi sekitar Rp400 miliar.
“Setelah itu akan dibangun residensial yang kami rancang dengan konsep hybrid, yakni kombinasi konsep sewa untuk recurring income dan strata title. Dengan demikian masyarakat juga dapat menikmati peluang investasi dari kawasan ini,” ujarnya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap kawasan terintegrasi, Urbanova dinilai tidak hanya relevan sebagai tempat tinggal dan pusat bisnis, tetapi juga menjadi pilihan strategis bagi keluarga yang memprioritaskan pendidikan anak dalam lingkungan modern dan terkoneksi.
Prapanca menambahkan, proyek Urbanova juga berpotensi menarik perhatian investor pasar modal maupun masyarakat yang memandang properti bukan sekadar aset, melainkan bagian dari investasi kualitas hidup keluarga.
Perseroan optimistis Urbanova dapat menjadi katalis pertumbuhan jangka panjang melalui penguatan recurring ecosystem, potensi monetisasi kawasan, serta peningkatan brand value perusahaan sebagai pengembang yang menghadirkan konsep urban development inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan generasi masa depan.(ara)
