Peringatan Kartini 2026, Perempuan Diminta Ambil Peran di Dunia Digital

oleh -464 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter
Foto: dok/Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Peringatan Hari Kartini 2026 dimanfaatkan untuk menyoroti peran perempuan di tengah pesatnya transformasi digital. Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menekankan pentingnya perempuan tidak sekadar hadir, tetapi juga menguasai ruang digital.

Hal itu disampaikan dalam dialog bertajuk “Kartini Digital: Menguasai Ruang Bukan Sekadar Bersuara” di Surabaya. Lia menilai, semangat perjuangan R.A. Kartini perlu diterjemahkan ke konteks kekinian, terutama di era teknologi.

Menurutnya, perempuan tidak cukup hanya aktif di media sosial. Mereka dituntut menjadi penggerak perubahan, pencipta solusi, sekaligus pengambil keputusan di berbagai sektor, mulai dari teknologi hingga ekonomi kreatif.

“Perempuan harus menjadi penggerak dan pengambil keputusan di ruang digital,” ujar Lia.

Ia menilai ruang digital kini menjadi medan baru perjuangan perempuan. Di dalamnya terbuka peluang besar untuk mengembangkan usaha, memperluas jaringan, hingga menyuarakan aspirasi.

Namun, Lia mengingatkan pentingnya literasi digital. Tanpa bekal yang cukup, perempuan berisiko terjebak hoaks, kekerasan verbal, hingga eksploitasi di dunia maya.

Karena itu, penguasaan teknologi harus dibarengi kecerdasan dan etika. Dengan kombinasi tersebut, perempuan dinilai mampu menjadi “Kartini masa kini” yang memberi dampak nyata.

Lia juga mendorong perluasan akses pendidikan dan pelatihan digital, terutama bagi perempuan di daerah. Pemerataan kemampuan dinilai penting untuk membuka peluang ekonomi sekaligus meningkatkan partisipasi dalam pembangunan.

Peringatan Hari Kartini tahun ini menjadi pengingat bahwa tantangan perempuan terus berkembang. Bukan lagi sekadar akses, tetapi bagaimana mengambil peran dan memimpin di era digital.(FRI)

Baca Juga :  Teken Perda Penyelenggaraan Perpustakaan, Minat Baca dan Literasi Masyarakat Kota Malang Diharapkan Meningkat