Pasokan dari Banyuwangi Melimpah, Harga Cabai Rawit di Kediri Turun

oleh -623 Dilihat

KILASJATIM.COM, Kediri – Harga cabai rawit di wilayah Kediri mengalami penurunan menyusul bertambahnya pasokan cabai dari wilayah Banyuwangi. Penurunan harga ini berdasarkan rilis harga aneka cabai di Pasar Induk Pare yang disampaikan Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri, Rabu (4/3/2026).

Ketua APCI Kabupaten Kediri Suyono mengatakan, turunnya harga terutama terjadi pada komoditas cabai rawit merah karena meningkatnya suplai dari sejumlah daerah.

“Hari ini harga CRM turun karena pasokan bertambah, sedangkan harga CMB dan CMK masih tetap dan pasokan juga tetap,” ujar Suyono.

Berdasarkan data APCI, harga Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Brengos 99 kini berada di kisaran Rp85.000 per kilogram, turun Rp5.000 dari sebelumnya Rp90.000 per kilogram.

Sementara cabai rawit varietas Asmoro 043 turun Rp5.000 dari Rp88.000 menjadi Rp83.000 per kilogram. Untuk cabai rawit merah lokal Kediri juga mengalami penurunan Rp3.000 dari Rp83.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada cabai rawit jenis Prentol atau Tumi 99 yang kini berada di harga Rp74.000 per kilogram dari sebelumnya Rp77.000 per kilogram. Sedangkan cabai rawit varietas Juwita 25 F1 turun Rp2.000 dari Rp75.000 menjadi Rp73.000 per kilogram.

Sementara itu, harga Cabai Merah Keriting (CMK) relatif stabil. Varietas Boos Tavi dipatok Rp25.000 per kilogram, sedangkan varietas Sibad berada di kisaran Rp23.000 per kilogram.

Untuk Cabai Merah Besar (CMB), varietas Gada EVO dijual Rp21.000 per kilogram, varietas Imola Rp20.000 per kilogram, dan varietas Sandi 08 sekitar Rp18.000 per kilogram.

Selain melayani pasar lokal, Pasar Induk Pare juga memasok komoditas cabai ke wilayah Jabodetabek. Pengiriman tercatat mencapai 5 ton cabai besar dan 0,3 ton cabai keriting.

Baca Juga :  Ditemukan Jasad Penumpang Wanita atas Tenggelamnya Perahu Tambang Kemlaten

Adapun serapan cabai untuk sektor industri melalui petani mitra (grower) mencapai 2 ton cabai besar dan 2 ton cabai rawit.

Dari sisi pasokan, cabai besar yang masuk ke Pasar Induk Pare berasal dari wilayah Kediri, Jombang, Malang, Jawa Tengah, serta Banyuwangi dengan total sekitar 8,5 ton.

Sementara pasokan cabai keriting dari wilayah Kediri tercatat sekitar 0,7 ton. Sedangkan pasokan cabai rawit yang berasal dari Kediri, Banyuwangi, dan Jawa Tengah mencapai sekitar 14 ton. (rud)